Kesehatan

Tips ASI Lancar

Beberapa hari yang lalu, dapat kabar teman kuliah ada yang baru saja melahirkan. Namun, karena jarak yang memisahkan saya belum bisa menjenguknya dan hanya berkomunikasi via telp saja. Kami pun saling bertukar cerita tentang proses persalinan serta menyusui.  Kebetulan teman saya ini ASI-nya nggak keluar di awal-awal pasca persalinan. Keluar sih, tapi hanya sedikit saja dan hal tersebut cukup membuat cemas dan stres teman saya. Dia takut ASI-nya nggak lancar dan terpaksa harus memberi susu formula, padahal dia ingin memberikan ASI eksklusif  kepada anaknya. Hal tersebut jadi kembali mengingatkan saya saat melahirkan Kenzie sekitar satu tahun lalu.

Menjadi ibu untuk pertama kali, saya juga sempat mengalami kebingungan dan kehebohan tentang bagaimana saya mengurus dan merawat anak nantinya. Di awal pasca melahirkan, yang paling bikin pusing adalah bagaimana saya bisa menyusui si kecil dengan benar, bisa memberikan ASI eksklusif dan anak bisa lulus S3. Semenjak masa kehamilan, saya sudah bercita-cita anak saya nggak usah pakai susu formula. Sebisa mungkin bisa menyusui hingga 2 tahun, atau setidaknya minimal bisa ASIX deh. Dan untuk itu, I will do everything… Yup, saya akan berusaha semaksimal mungkin biar anak saya bisa dapat ASIX dan tetap dapat ASI hingga 2 tahun. Kenapa? Tentunya para ibu-ibu sudah pada tahu dong segimana penting dan hebatnya si ASI. Nggak cuma bermanfaat bagi bayi tapi juga bagi ibunya. Buat yang belum tahu, silahkan googling sendiri saja dan saya yakin kalian pasti akan say “yes” juga hihihi… Continue reading “Tips ASI Lancar”

Celoteh

Ketika Kamu Menikah

img_6144Menikah itu….satu kata berjuta makna. Yup, karena menikah itu artinya bukan hanya dua hati menjadi satu. Tak sekadar saya milikmu dan kamu milikku, ataupun bermakna segalanya hanya tentang kita berdua. Menikah itu berarti menggabungkan dua keluarga menjadi satu. Jadi menikah itu bukan 1+1=2,  tapi 1+1= banyak.

Kenapa banyak? Karena saat menikah bukan hanya tentang saya dan kamu, bukan hanya tentang kalian berdua saja, tapi juga mereka. Mereka yang menjadi keluarga barumu dan mereka yang menjadi tetangga barumu, termasuk pula teman dan kenalan baru. Ibarat kata, dunia kita semakin luas. Jadi, menikah itu bukanlah akhir, namun ia adalah awal dari sebuah perjalanan.

Lalu, adakah definisi sebuah pernikahan di anggap sukses? Semuanya kembali pada pribadi masing-masing, karena setiap orang punya kriterianya sendiri. Namun bagi saya, pernikahan yang sukses adalah pernikahan yang bisa membuat kita menjadi lebih baik. Bukan di ukur dari harta materi yang diperoleh dan juga bukan dari jumlah anak yang dimiliki. Bukan pula di hitung dari ketiadaan pertengkaran yang terjadi dalam kehidupan rumah tangga. Kenapa? Karena materi dan kekayaan tidak menjadi jaminan kehidupan rumah tangga yang bahagia. Karena banyaknya anak tak menjamin hidup senang di hari tua. Dan adanya pertengkaran bukan berarti tidak adanya kemesraan diantara pasangan.

dsc_2475Hmm…kenapa saya jadi sok filosofis gini yach? hehehe…Jawabannya karena saya lagi terkenang masa-masa awal pernikahan saya dulu. Dan nggak terasa, sekarang usia pernikahan saya dengan suami sudah 3 tahun. Tentunya banyak hal terjadi dalam kurun waktu 3 tahun. Namun salah satu hal terindah adalah kehadiran Kenzie dalam hidup kami. Si anak lanang dengan muka bulet, pipi temben, mata sipit dan perut gembul. Buah hati yang datang setelah berbagai perjuangan melawan PCOS. Lalu, apakah pernikahan saya termasuk pernikahan yang sukses? Well, mungkin masih jauh dari sukses. Tapi yang jelas, saya bahagia. Nah, kalau kamu?

Kuliner & Dapur

Wajah Baru Starbucks Paragon Semarang

dsc_0002Saat weekend adalah saatnya bersantai dan menghilangkan kejenuhan. Bahkan bagi saya yang sekadar ibu rumah tangga biasa yang kerjaannya itu itu saja, saat weekend tetaplah istimewa. Kenapa? Karena suami saat weekend lebih mau buat di ajak kemana-mana hehehe…Salah satunya saat saya ajak untuk datang bersama menghadiri re-launching Starbucks Paragon Semarang Sabtu (10/9) kemarin. Setelah sempat tutup sekitar satu bulanan, kini renovasinya sudah selesai dan Starbucks sudah dibuka kembali.

Seperti apa tampilan baru Starbucks? Kalau menurut saya tampilannya terlihat jauh berbeda dengan sebelumnya. Meskipun sama-sama nyamannya, tapi saya lebih suka melihat tampilan baru Starbucks yang sekarang. Terkesan lebih luas dan lebih hmmm…”plong” kalau dalam bahasa jawanya. Mungkin ini salah satunya dikarenakan atapnya yang dibuat model terbuka dengan  menampakkan pipa-pipa saluran air dan udara dengan apa adanya. Selain itu, perubahan lainnya terdapat pada bagian bar-nya yang sekarang berada di tengah dan lebih terbuka. Kalau kata Mba Nadia dari pihak Marketing Starbucks, konsep ini mereka namakan “you can see bar“. Jadi pelanggan bisa melihat proses sang coffee master membuat minuman pesanan mereka. Continue reading “Wajah Baru Starbucks Paragon Semarang”

Celoteh

My First Baby Boy

Setelah sekian lama absen ngeblog, postingan pertama di tahun 2016 ini saya ingin berbagi kabar bahagia. Yup, alhamdulilah pada akhir Januari kemarin saya berhasil melahirkan seorang anak laki-laki mungil melalui persalinan normal. Sebenarnya saya ingin segera posting segera setelah si kecil lahir, tapi apa daya waktu saya tersita untuk mengurusnya. Bukan hal mudah untuk mendapatkan free time, bahkan untuk tidur pun harus pintar-pintar cari waktu.

So, kali ini saya ingin berbagi cerita tentang pengalaman pertama saya melahirkan. Bermula dari kegalauan saya yang belum merasakan tanda-tanda mau melahirkan padahal sudah mendekati HPL yaitu tanggal 26 Januari. Sehari sebelumnya saya kontrol ke dokter dan saya cukup cemas ketika dokter bilang air ketuban saya sudah berkurang. Dokter pun menyarankan untuk menunggu hingga 3 hari. Jika dalam jangka waktu 3 hari tidak ada kontraksi maka saya disuruh untuk induksi, karena takutnya air ketuban keburu habis. Besoknya pas HPL belum juga ada tanda-tanda kontraksi, namun dari sore sampai malam saya sempat flek. Besoknya, kami pun memutuskan untuk ke dokter, supaya jelas apakah saya tetap harus induksi/tidak. Berhubung hari itu hari Rabu dan dokter saya hanya ada jadwal praktek di RS Banyumanik, maka saya pun bela-belain ke Banyumanik meskipun jauh dan hujan deras pula. Continue reading “My First Baby Boy”

Kesehatan

Tips Atasi Mual Muntah Saat Hamil

Alhamdulilah, akhirnya perjuangan untuk hamil berbuah juga. Maklum sebelumnya saya suspect PCOS, namun akhirnya saya bisa juga mendapatkan 2 garis merah pada test pack. Senengnya bukan main. Dan pada trisemester pertama, seperti halnya bumil pada umumnya, saya juga terserang sindrom mual muntah juga. Badan juga rasanya lemas, nggak nafsu makan. Alhasil, 2 bulanan terakhir saya tidak meng-update blog. Selain itu saat bulan Ramadan kemarin saya juga puasa full dan punya kegiatan khusus di rumah, yaitu bikin kue hehehehe…Jadi bayangin aja, saat hamil, dari pagi sampai siang bikin kue, sorenya masak dan malamnya tarawih. Aiih….untuk menyentuh laptop, apalagi memeras otak untuk menulis rasanya nggak ada mood sama sekali *ngeles* :P.

IMG_20150725_081612

Continue reading “Tips Atasi Mual Muntah Saat Hamil”

Celoteh

Ulang Tahun, Bertambah dan Berkurang.

DSC00198

Hello May….and Happy Birthday for me and you  who was born on 2nd May. Yup, hari ini adalah hari peringatan pertambahan usia saya. Dari tahun lalu berumur 26 tahun dan sekarang saya resmi berumur 27 tahun. So? Itu artinya saya menua dan umur saya di dunia berkurang. Ibarat kayu bakar yang dimakan api maka ia lama kelamaan akan habis. Atau ibarat gelas kosong, semakin di isi air maka ruang kosong dalam gelas pun semakin berkurang. Continue reading “Ulang Tahun, Bertambah dan Berkurang.”

Kesehatan

I am PCOS Fighter

tumblr_ng2xezbaSS1tlh6oko1_500Perempuan mana sih yang nggak mau hamil? Dijamin hampir semua perempuan ingin bisa hamil dan memiliki anak ketika mereka sudah menikah. Termasuk juga saya. Yup, satu tahun lebih menikah, kami belum dikaruniai buah hati. Bukan karena kami ingin menunda, namun karena saya ternyata suspect PCOS (Polycystic Ovary Syndrom). Itu baru saya ketahui tahun lalu, beberapa bulan setelah kami menikah. Saya yang memang sudah curiga dengan mens saya yang tidak teratur, akhirnya memberanikan diri periksa ke dokter. Sampai akhirnya saya dinyatakan suspect PCOS.

Apa itu PCOS? silahkan bisa di gooling sendiri, atau baca salah satu infonya di sini. Pada intinya bisa dikatakan, PCOS menjadi salah satu penyebab infertilitas/sulit hamil. Umumnya penderita PCOS memiliki sel telur yang banyak namun kecil-kecil dan tidak memenuhi ukuran minimal untuk dibuahi. Penyebabnya apa? Sepertinya belum diketahui penyebab pastinya, namun terdapat banyak faktor risiko yang menyebabkan seseorang menderita PCOS. Mulai dari hormon Continue reading “I am PCOS Fighter”