Celoteh

Pengalaman Pertama Cek Laboratorium di Puskesmas

Seperti yang sudah saya ceritakan di postingan sebelumnya di sini, saya berniat cek lab ibu hamil di Puskesmas namun ternyata di tolak. Alasannya? Karena ternyata alamat KTP saya bukan termasuk cakupan wilayah layanan Puskesmas yang saya datangi. Jadi saya nggak bisa cek lab, kecuali saya dapat surat rujukan.

Setelah gagal cek lab di Puskesmas Ngaliyan pada hari Sabtu, saya pun akhirnya ke Puskesmas Purwoyoso di hari Senin. Di drop oleh adik ipar, sekitar jam 7.30 WIB, saya pun sampai di Puskesmas. Sesampainya di sana, kondisi Puskesmas cukup ramai oleh warga yang mendaftar untuk vaksin Covid-19. Saya pun terpaksa menunggu, karena petugas di loket pendaftaran sedang kosong untuk mengurusi pendaftaran vaksin Covid.

Alhamdulilah-nya, pasien yang mendaftar untuk pemeriksaan kesehatan hanya sedikit. Jadi sebenarnya, katanya ibu mertua, biasanya kalau mau antri daftar kita harus ambil no antrian pendaftaran terlebih dahulu. Namun saat saya datang kemarin, no.antrian tersebut nggak saya lihat. Jadi, lihat situasi saja menunggu loket bagian pendaftaran kosong. Setelah menunggu sekitar 30 menitan, saya pun akhirnya bisa mendaftar.

Loket pendaftaran Puskesmas Purwoyoso
Continue reading “Pengalaman Pertama Cek Laboratorium di Puskesmas”
Celoteh

Ditolak Cek Laboratorium Ibu Hamil di Puskesmas

Kali ini saya mau cerita tentang pengalaman saya cek lab di Puskesmas. Jujur saja, saya sebelum ini saya sudah lupa kapan terakhir kali pernah ke Puskesmas. Sepertinya sih saat suntik TT ketika akan menikah pada tahun 2013 lalu. Hingga akhirnya akhir Julikemarin saya pun ke Puskesmas.

Jadi, ceritanya saya yang sedang hamil anak ke-3 ini disuruh cek lab oleh dokter kandungan. Pada kehamilan sebelumnya, biasanya saya baru disuruh cek lab pada trisemester ke-3 menjelang minggu-minggu terakhir HPL. Namun kali ini saya disuruh cek lab lebih awal yaitu di semester ke-2. Saya sih nurut aja. Meski sebenarnya sudah disuruh cek lab semenjak kunjungan terakhir pada akhir Mei, saya baru melakukan cek lab pada akhir bulan Juli. Selain beberapa faktor lainnya, faktor utamanya karena masalah biaya.

Continue reading “Ditolak Cek Laboratorium Ibu Hamil di Puskesmas”
Celoteh

Makin Cantik dengan Produk Kecantikan Lokal

Tampil cantik dan terawat tentu menjadi keinginan semua orang terutama kaum hawa, termasuk saya. Di era pandemi seperti sekarang, saat saya justru jarang bepergian malahan saya lebih rajin melakukan perawatan. Baik itu perawatan wajah maupun perawatan tubuh. Semuanya demi bisa tampil cantik dan menarik, meski usia sudah nggak lagi muda. Berhubung budget untuk perawatan kecantikan terbatas, saya pun harus pintar memilih produk perawatan dan kecantikan yang saya pakai. Maklum, saya bukan kaum borjuis yang bisa dengan sesuka hati merogoh kocek dalam-dalam hanya untuk membeli produk kecantikan.

Menerapkan prinsip ekonomi, saya berusaha mencari produk kecantikan dengan hasil terbaik namun dengan harga termurah. Caranya? Salah satu caranya saya kini mulai memperhatikan dengan jeli dan cermat tentang produk yang akan saya beli.Saya nggak mau asal-asalan membeli produk hanya karena tergiur iming-iming iklan suatu produk. Beli skincare abal-abal yang katanya cepat bikin kulit glowing? It’s a BIG NO banget. Saya sih nggak mau mencari jalan pintas demi memiliki kulit glowing cerah bersinar. Hal ini lantaran pada kenyataannya, produk yang bagus membutuhkan waktu cukup lama karena membiarkan kulit membaik dengan alami. Selain itu, skincare yang aman juga nggak menyebabkan ketergantungan maupun efek samping setelah penghentian pemakaian. Nggak mau deh, mengorbankan kesehatan kulit saya hanya karena mengikuti trend.

Continue reading “Makin Cantik dengan Produk Kecantikan Lokal”
Celoteh

Asyiknya Mendongeng dengan Let’s Read

Pendidikan nggak harus melulu sekolah, namun juga bisa dilakukan dengan cara lainnya. Salah satunya yaitu dengan membaca. Pasalnya, buku bisa menjadi media pembelajaran yang akan mengantarkan anak menjadi sosok penuh pengetahuan, memiliki bekal kuat dalam meniti masa depan.

Sayangnya, kegemaran membaca nggak muncul seketika. Anak perlu dibiasakan membaca sedari kecil supaya bisa merasakan kenikmatan membaca buku tanpa paksaan. Untuk itulah, saya mulai mengenalkan buku kepada mereka sedari mereka bayi. Buku cerita bergambar pun dapat menjadi langkah awal untuk memperkenalkan dunia membaca pada anak dengan cara yang menyenangkan.

Membaca buku cerita bergambar

Demi anak-anak, saya pun rela merogoh kocek lebih dalam untuk membelikan mereka buku. You know lah, harga buku anak seringkali lebih mahal dari harga buku orang dewasa, apalagi kalau buku impor. Meski mahal, tapi memang sebanding dengan kualitasnya. Selain kualitas kertasnya bagus, kualitas isinya juga bagus. Paling senang kalau nemu buku dengan kualitas ilustrasi keren-keren, membuat anak-anak jadi tertarik untuk membacanya.

Continue reading “Asyiknya Mendongeng dengan Let’s Read”
Celoteh

Serunya Upgrade Kemampuan Diri di Dunia Tri

Berkat adanya era teknologi digital, kita bisa melakukan banyak aktifitas sehari-hari dengan lebih mudah. Tentunya ini bisa menghemat waktu sehingga lebih efisien dan menghemat biaya. Contohnya saja nih, kita bisa belanja, beli makanan, pesan taksi hingga bayar berbagai tagihan bisa dilakukan lewat online. Hanya dengan mengakses melalui smartphone, semua kebutuhan tersebut bisa diselesaikan.

Saya sendiri merasa sangat terbantu dengan ada dunia digital yang kian maju. Berkat makin berkembangnya dunia digital, kini saya makin mudah untuk melakukan pekerjaan saya sebagai blogger. Jika dulu saya harus ke warnet untuk mengakses internet, kini saya bisa mengakses internet dari mana saja dan kapan saja. Upload artikel postingan blog terbaru pun cukup dari rumah saja.

Kemajuan Teknologi digital
Continue reading “Serunya Upgrade Kemampuan Diri di Dunia Tri”
Celoteh

Daftar Rumah Sakit Penyedia Rapid Test dan PCR Test di Semarang

Di masa new normal, kini pemerintah sudah memberikan izin sarana transportasi publik antarkota untuk kembali beroperasi. Mulai dari transportasi darat, hingga udara. Tentunya, ini sangat berbeda dibandingkan saat sebelum lebaran, dimana pergerakan masyarakat sangat dibatasi.

rapid test

Meski layanan transportasi publik seperti kereta dan pesawat sudah dibuka kembali, namun untuk menggunakannya nggak bisa sebebas sebelum pandemic. Pasalnya, calon penumpang wajib menunjukkan keterangan bebas Covid -19. Baik itu berupa rapid test atau swab/PCR test.

Selain untuk keperluan bepergian, keterangan bebas Covid-19 biasanya juga dibutuhkan untuk mengikuti acara tertentu. Contohnya seperti yang terjadi dengan suami saya. Berapa waktu lalu dia harus melakukan rapid test sebagai syarat untuk mengikuti sebuah acara. Alhamdulillah, hasilnya non reaktif dan kondisi suami juga lagi sehat, jadi kami rasa nggak perlu untuk melakukan swab/PCR test. Karena jika hasilnya reaktif, tentunya harus test PCR untuk memastikan apakah benar-benar positif Covid 19 atau nggak. Continue reading “Daftar Rumah Sakit Penyedia Rapid Test dan PCR Test di Semarang”