Kesehatan

Anyang-anyangan, Prive Uri-Cran Solusinya

Kalian pernah nggak mengalami kebelet kencing atau buang air kecil tapi saat buang air kecil yang keluar sedikit? Lalu setelah keluar dari kamar mandi kebelet buang air kecil lagi namun begitu masuk kamar mandi yang keluar sedikit lagi? Saya pernah mengalaminya dan rasanya nggak nyaman sekali. Rasanya ada yang “nggak tuntas” tapi mau dituntaskan nggak bisa-bisa. Belum lagi kalau terasa perih dan sakit saat buang air kecil. Kalau kejadiannya berulang-ulang seperti itu, kemungkinan besar itu adalah kita mengalami anyang-anyangan. Hmm…Memangnya, anyang-anyangan itu sebenarnya apa sih?

Anyang-anyangan adalah peningkatan frekuensi berkemih yang diakibatkan gangguan penyimpanan kencing. Keluhan ini sering dijumpai pada infeksi saluran kemih dan gangguan persarafan yang menyebabkan kandung kemih menjadi lebih aktif (overactive bladder). Dalam bahasa medis anyang-anyangan disebut juga dengan Plakisuria, yaitu kondisi dimana kandung kemih tidak dapat menampung urine lebih dari 500ml karena lapisan mukosanya meradang sehingga penderitanya menjadi sering kencing. Air seni yang keluar sedikit-sedikit dan disertai dengan rasa sakit atau terasa panas (disuria). Oleh sebab itu beberapa orang mungkin mengalami pusing dan mulas karena kondisi tersebut juga menyisakan sensasi terbakar. Penyebab anyang-anyangan ini paling sering disebabkan oleh infeksi bakteri atau dikenal dengan sebutan Infeksi Saluran Kemih (ISK), di samping itu juga bisa disebabkan oleh kondisi lainnya. Continue reading “Anyang-anyangan, Prive Uri-Cran Solusinya”

Kesehatan

​Tips Ampuh Mengatasi Mabuk Perjalanan Ketika Berlibur

Tubuh yang sehat dan bersemangat akan membuat perjalanan liburan semakin menyenangkan. Walaupun sudah melindungi diri dengan asuransi perjalanan, kita tetap harus cermat menjaga kesehatan setiap saat. Agar nanti kita bisa menikmati perjalanan liburan secara maksimal.

Salah satu musuh terbesar ketika berlibur adalah kondisi mabuk perjalanan. Sebenarnya ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi mabuk perjalanan. Jika kita memahami beberapa tips ampuh ini, pasti mabok perjalanan tak lagi menjadi kendala besar saat berlibur :

Mengonsumsi Obat Anti Mabuk

Solusi ini merupakan cara terbaik untuk mengatasi mabuk perjalanan. Sebab obat anti mabuk akan membuat kita menjadi lebih rileks dan mudah tertidur. Bila kita tertidur pulas selama berada di perjalanan, risiko mabuk dan gangguan kesehatan lainnya bisa diminimalkan.

Menikmati Minuman Hangat

Tubuh butuh minuman hangat untuk menjaga keseimbangan sistem pencernaan selama mabuk. Jadi, siapkan saja teh hangat atau air jahe untuk menstabilkan kondisi pencernaan. Hindari makanan dan minuman yang terlalu asam atau mengandung banyak lemak.

Mencari Udara Segar

Udara dalam kendaraan yang tertutup juga dapat menjadi pemicu mabuk perjalanan. Untuk mengatasi hal ini, cobalah duduk dekat jendela agar bisa merasakan hembusan angin segar. Dengan demikian, sirkulasi udara yang lancar membuat tubuh akan kembali fit dan bebas mabuk.

Posisi Tubuh yang Rileks Selama Perjalanan

Ternyata posisi tubuh juga bisa mempengaruhi risiko mabuk perjalanan. Duduklah secara rileks dengan kondisi kepala yang bersandar. Bukalah sebagian kancing baju atau ikat pinggang yang terlalu ketat. Supaya tubuh merasa lebih rileks dan bisa memperoleh asupan oksigen secara maksimal.

Tak Perlu Menahan Muntah

Muntah saat merasa mabuk akan membuat kita menjadi lebih lega. Siapkan kantong plastik berukuran besar untuk menampung muntah. Setelah muntah, makanlah sedikit camilan dan minum air agar kondisi perut tidak terlalu kosong.

Kemampuan kita untuk menjaga kesehatan diri sendiri dan orang-orang sekitar saat berlibur tentu membuat kita jadi lebih tenang. Jangan lupa pula mengakses Futuready, supermarket asuransi yang telah menyiapkan berbagai asuransi perjalanan terpercaya. Temukan asuransi perjalanan di sini, di Futuready yang super lengkap dan prosedurnya praktis. Keselamatan perjalanan dan barang bawaan semakin terjamin jika kita memilih asuransi perjalanan terbaik.

Kesehatan

Tips ASI Lancar

Beberapa hari yang lalu, dapat kabar teman kuliah ada yang baru saja melahirkan. Namun, karena jarak yang memisahkan saya belum bisa menjenguknya dan hanya berkomunikasi via telp saja. Kami pun saling bertukar cerita tentang proses persalinan serta menyusui.  Kebetulan teman saya ini ASI-nya nggak keluar di awal-awal pasca persalinan. Keluar sih, tapi hanya sedikit saja dan hal tersebut cukup membuat cemas dan stres teman saya. Dia takut ASI-nya nggak lancar dan terpaksa harus memberi susu formula, padahal dia ingin memberikan ASI eksklusif  kepada anaknya. Hal tersebut jadi kembali mengingatkan saya saat melahirkan Kenzie sekitar satu tahun lalu.

Menjadi ibu untuk pertama kali, saya juga sempat mengalami kebingungan dan kehebohan tentang bagaimana saya mengurus dan merawat anak nantinya. Di awal pasca melahirkan, yang paling bikin pusing adalah bagaimana saya bisa menyusui si kecil dengan benar, bisa memberikan ASI eksklusif dan anak bisa lulus S3. Semenjak masa kehamilan, saya sudah bercita-cita anak saya nggak usah pakai susu formula. Sebisa mungkin bisa menyusui hingga 2 tahun, atau setidaknya minimal bisa ASIX deh. Dan untuk itu, I will do everything… Yup, saya akan berusaha semaksimal mungkin biar anak saya bisa dapat ASIX dan tetap dapat ASI hingga 2 tahun. Kenapa? Tentunya para ibu-ibu sudah pada tahu dong segimana penting dan hebatnya si ASI. Nggak cuma bermanfaat bagi bayi tapi juga bagi ibunya. Buat yang belum tahu, silahkan googling sendiri saja dan saya yakin kalian pasti akan say “yes” juga hihihi… Continue reading “Tips ASI Lancar”

Kesehatan

Tubuh Tetap Sehat ,Traveling Jalan Terus

Saya ini termasuk orang yang  aktif. Dulu pas masih muda, nggak betah gitu kalau pulang sekolah cuma di rumah saja. Saya pun ikut ekstrakurikuler mulai dr pramuka, PMR hingga rohis sampai karate.  Pas kuliah apalagi, makin nambah deh itu daftar kegiatan. Pulang malam hingga ikut kegiatan luar kota juga dijabanin. Hobi traveling saya pun semakin menjadi setelah kuliah. Traveling naik motor dari Semarang ke Jogja, Solo hingga Purwokerto itu sudah biasa. Ke Jakarta atau ke Surabaya sendirian naik kereta juga bukan sesuatu yang aneh bagi saya. Rasanya senang saja gitu, bisa melihat belahan bumi yang lain dan bertemu dengan orang-orang yang baru.

Tapi….itu dulu, pas jaman masih single fighter. Saat masih tinggal bawa badan sendiri kalau mau traveling. Kalau sekarang emangnya sudah nggak suka traveling? Ya masih, tapi nggak sesering dulu. Karena sekarang tantangannya lebih berat boo… Secara sekarang saya sudah jadi emak-emak beranak satu gitu loh. Tahu sendiri dong ya bagaimana hebatnya profesi seorang ibu itu. Meskipun ibu rumah tangga, tapi kerjaannya nggak pernah kelar, nonstop 24 jam. Jadi sekarang saya sadar diri. Saya sudah nggak bisa seenak jidat sendiri langsung berangkat traveling begitu saja. Kalau mau pergi-pergi, kemanapun itu saya harus sepaket sama si kecil. Apalagi kalau perginya jauh ke luar kota. Jauh hari sebelumnya saya harus menyiapkan segala sesuatunya. Mulai dari barang-barang yang perlu dibawa hingga yang terpenting adalah kondisi fisik kami semua. Harus dipastikan sehat semuanya dan gak boleh sakit. Terutama si kecil, dilarang keras sakit saat mau bepergian. Bisa makin rempong nanti hehehe…. Continue reading “Tubuh Tetap Sehat ,Traveling Jalan Terus”

Celoteh · Kesehatan

Ketika Batuk Pilek Menyerang Kenzie

Makan biskuitJadi MahMud (baca: mamah muda) itu emang bikin excited. Nggak cuma excited happy-nya tapi juga excited rempongnya hehehe…Nah, seperti saya ini yang baru pertama kali punya anak. Punya anak yang sehat dan ceria tentu akan sangat menyenangkan. Meski capek tapi senang gitu…Tapi ternyata emang yah, nggak ada yang abadi. Karena roda terus berputar, kadang di atas kadang di bawah *halah* Kadang ada kalanya anak jatuh sakit. Kalau sudah gitu emaknya pasti sedih dong. Kayak saya yang sedih tiap kali Kenzie sakit. Rasanya kalau bisa itu penyakit anak pindah deh ke saya. Lebih baik saya yang sakit daripada anak yang sakit.

Nah, sedihnya si Kenzie hingga dia berumur 7 bulan ini sudah beberapa kali sakit. Penyakit paling sering adalah demam, dan batuk pilek. Kalau udah kena pilek dan hidungnya mampet, paling nggak tega. Kenzie kesusahan buat nafas, tidur ga nyenyak dan jadi rewel. Kalau sudah begitu emak bapaknya dan neneknya yang rempong. Continue reading “Ketika Batuk Pilek Menyerang Kenzie”

Celoteh · Kesehatan

Sarapan Sehat Tanpa Ribet Bersama Melilea

Sarapan itu penting, tapi sayangnya saya termasuk orang yang seringkali melewatkan sarapan. Ada saja alasannya, mulai dari terburu-buru, diet, hingga paling sering adalah malas karena nggak mau ribet. Padahal sarapan menjadi sumber nutrisi bagi tubuh dan mengurangi risiko berbagai penyakit seperti diabetes,maag hingga kanker. Eits, tapi itu dulu….Sebelum tubuh saya harus berbagi nutrisi dengan si kecil yang masih berusia 3 bulanan. Yup, saya ini ibu menyusui. Jadi saya nggak boleh melewatkan sarapan. Apalagi ibu menyusui bawaannya lapar melulu, terutama sehabis menyusui. Betul nggak?

Makanya, saya kini menjadi lebih perhatian terhadap apa yang saya makan, karena akan berefek pada si kecil. Jadi nggak boleh sembarangan makan, harus yang bergizi. Sempat bingung juga nyari makanan bergizi yang enak tapi nggak pakai ribet. Pucuk di cinta ulam tiba, saya mengenal Melilea. Siapa tuh? Itu loh, produk organik yang super keren. Satu-satunya makanan fungsional organik bintang 5 di Asia dengan komposisi 24 jenis sayuran dan buahan wholefood dengan kondisi raw food. Jadi, produk Melilea ini di hasilkan dari ladang yang bebas dari polusi udara, suara serta ditanam tanpa menggunakan pestisida dan zat pengawet. Pokoknya 100% organik deh. Dengan kandungan nutrisinya yang oke punya, tentu saja Melilea sangat cocok jadi menu sarapan kita.

melilea product Continue reading “Sarapan Sehat Tanpa Ribet Bersama Melilea”

Kesehatan

Estimasi Biaya Persalinan di Semarang

Alhamdulilah, nggak terasa usia kehamilan sudah memasuki 7 bulan. Selama 7 bulan ini berat saya hanya naik 6 kg saja semenjak 3 bulan terakhir. Jadi tiap bulan rata-rata naik 2 kg saja, maka itu artinya sampai nanti waktunya melahirkan totalnya hanya 12 kg saja hihihi…Insyallah sih berat tersebut masih aman untuk janin, karena dokter saya juga nggak komentar apa-apa dan setahu saya memang kenaikan berat normal antara 10-15 kg.

Nah, ngomongin masalah persalinan yang sekitar 2 bulanan lagi. Saya sudah mulai memikirkan segala tetek bengeknya. Mulai dari nama calon anak jika laki-laki maupun perempuan, perlengkapan calon ibu dan bayi hingga yang utama adalah biaya melahirkan.Sebenarnya sih sudah mulai di pikir dan sudah pula di list dari kemarin-kemarin, tapi masih nyantai. Kalau masalah nama sudah ada beberapa pilihan. Masalah perlengkapan ibu dan bayi juga sudah mulai terkumpul. Alhamdulilah nggak terlalu banyak yang harus dibeli, karena dapat hibah dari kakak ipar. Lumayan berhemat banget gitu, hehehe…Nah, yang paling penting adalah masalah biaya persalinan. Untuk yang satu ini tergantung tempat dimana saya melahirkan nanti dan itu masih dalam proses. Penginnya di bidan saja yang lebih murah dan semoga nanti semuanya lancar sehingga saya bisa melahirkan dengan normal.

Ngomongin soal biaya untuk lahiran, tentunya yang jadi perhatian utama adalah masalah biaya. Kalau punya banyak duit mah nggak masalah mau lahiran dimana, bebas memilih RS yang dimau dan yang memiliki fasilitas terbaik. Tapi bagi saya, biaya/tarif tiap RS yang berbeda-beda menjadi pertimbangan tersendiri. Jadi, untuk itu saya pun mencari tahu tarif beberapa RS yang berpotensi menjadi tujuan tempat bersalin saya nanti. Berikut ini adalah hasil survey saya untuk estimasi biaya melahirkan di beberapa RS di Semarang Continue reading “Estimasi Biaya Persalinan di Semarang”