My Makeup Tools

sketsaSiapa sih perempuan yang nggak kepengin tampil cantik? Almost of them want to look beautiful. Bahkan untuk mencapainya, nggak sedikit yang rela melalukan apa saja. Mulai dari hal sederhana dari sekadar cuci muka, sampai berias hingga operasi plastik. Dan saya salah satu di antara para perempuan yang selali ingin terlihat cantik.

Untuk bisa tampil cantik, saya melakukan usaha yang namanya ber-makeup. Nah, untuk alat dan kelengkapan makeup, bisa dibilang saya punya cukup lengkap. Mulai dari lip balm, lipstik, pencil alis, eyeliner,lipliner, bedak, eyeshadow hingga maskara dan blush on, meskipun variasinya nggak banyak sih. Tapi asal tahu aja, saya dulu itu tomboy lho. Jangankan pake makeup lengkap, lha wong dulu aja yang saya punya cuma bedak, itupun jarang saya pakai. Pakai baju juga ala kadarnya. Sudah mirip cowok yang seringnya pakai kaos dan celana jeans. Yang ngebedain cuma saya pakai kerudung hehehe….

Read more

Resolusi 2015

Sudah 12 hari berganti dari tahun 2014 menjadi 2015. Artinya si bumi dan penghuninya sudah makin tua tuh…jadi seharusnya kita yang sudah makin tua ini makin jadi manusia yang lebih baik dari tahun sebelumnya. Nah, biar nggak ngrambyang…*halah* maksudnya biar ada tolak ukur yang pasti, sebagian dari kita mungkin ada yang membuat yang namanya RESOLUSI. Entah itu resolusi baru atau resolusi yang diperbaharui :)) Kalau tentang resolusi, sebenarnya saya nggak terlalu akrab dan nggak terlalu serius berhubungan sama si resolusi. Kenapa? Karena saya sepertinya lebih sering ingkar janji sama si resolusi. Janjiannya kapan, terlaksananya entah kapan hehehe….Jadi, saya bisa dibilang lebih fleksibel aja sih sama si resolusi…*bilang aja malas hahaha…*

So, tahun ini bikin resolusi nggak? Berhubung saya lagi melatih diri saya biar lebih disiplin, saya akhirnya memutuskan untuk bermesraan lagi dengan si resolusi. Semoga saja bisa terlaksana semuanya sebelum tahun berganti.  Dan berikut ini adalah daftar resolusi acak saya untuk sekitar setahun ke depan:

Read more

Lapas Itu Menakutkan?

DSC00221Apa yang ada dalam benak kalian ketika mendengar kata lapas? Menyeramkan?Menakutkan?Mungkin bagi sebagian orang berpikiran seperti itu, bahwa lapas itu adalah tempat yang tidak bersahabat. Penuh dengan kekerasan seperti yang digambarkan dalam film-film atau media. Saya juga awalnya berpikiran sama. Tapi itu dulu…dulu sebelum saya menginjakkan kaki sendiri dan melihat dengan mata kepala saya sendiri ke lapas.

Yap, dan beberapa waktu lalu, saya akhirnya menginjakkan kaki ke lapas untuk pertama kalinya. Tepatnya ke lapas wanita kela IIA Semarang. Begitu memasuki lapas, seketika semua bayangan saya tersebut langsung menghilang. Karena faktanya, keadaan di lapas wanita Semarang terlihat jauh berbeda dari imajinasi saya. Oh ya, alasan saya ke lapas karena ada pelatihan Pertolongan Pertama di sana yang diadakan oleh Rumah Zakat bekerjasama dengan Safety Code (perusahaan pelatihan keselamatan) dari Jakarta.

Read more

Karena Kalah Belum Tentu Terakhir

DSC01104-horz
Cake Waluh dan Kunyit Asem

Tahu dong kalau hari adalah hari ibu nasional? Jadi wajar saja kalau hari ini bayak yang meng-update status di media sosial bertemakan tentang ibu. Begitu buka fb, hampir semua teman-teman fb saya nyetatus sampai upload foto tentang ibu mereka. Hmm…melihat itu saya senang, iri sekaligus sedih. Senang melihat teman-teman saya menyayangi ibu mereka dan tentunya masih memiliki ibu mereka. Iri karena saya sudah tidak bisa bertemu dan berbincang apalagi memeluk ibu saya sendiri, seperti yang teman-teman saya lakukan. Sedih, karena saya kangen sama ibu saya tapi nggak sudah nggak bisa bertemu lagi di dunia ini.

Ah, sudahlah…daripada saya malah tambah sedih, lebih baik saya cerita saja kegiatan saya hari ini yang tentunya masih ada kaitannya sama hari ibu. Oh iya, sebenarnya dalam keluarga saya sendiri nggak ada trasidi perayaan hari ibu. Jangankan merayakan hari ibu, lha wong hari ulang tahun anggota keluarga juga nggak pernah dirayakan, bahkan sekadar ucapan selamat ultah. Bagi saya itu bukan masalah. Kalau saya bilang sih, itu masalah tradisi dan kebiasaan. Tiap keluarga pasti punya tradisi berbeda-beda. Kalau kata pepatah ” lain lubuk lain belalang”, betul nggak? 😉

Read more

Cimory, Alternatif Wisata Keluarga

we at cimory
Narsis bareng suami dulu ya…hehehe… 😛

Akhirnya setelah sekian lama, kesampaian juga main ke Cimory. Sebenarnya niat utama bukan mau ke Cimory, tapi ke dokter gigi buat lepas kawat gigi suami yang sudah pantes buat dapat KTP. Gimana nggak, lha wong itu kawat gigi sudah nangkring di gigi suami semenjak usianya 11 tahunan.

Oh ya, sebenarnya ini #latepost, tapi gak papa kan tetap saya posting? Mungkin saja ada yang bisa dapat pencerahan dari postingan ini hehehe… 😛

Jadi…kembali lagi ke cerita yah. Sebenarnya suami sudah mau lepas kawat gigi sekitar bulan-bulan awal tahun, tapi sebulan sebelum di lepas ternyata dokter giginya meninggal, jadinya harus cari dokter lain deh.

Singkat cerita, atas rekomendasi salah seorang teman, kami memilih dokter gigi di Ungaran yang kebetulan juga kenal sama dokter gigi suami. Oleh asisten dokter, suami dijadwalkan periksa sore hari. Namun, berhubung ibu sama teman kami Ima juga pengin bersihin karang gigi yang jadwalnya pagi, makanya untuk menghabiskan waktu hingga sore, kami pun meluncur ke Cimory. 

Read more