Fashion & Beauty

My Makeup Tools

sketsaSiapa sih perempuan yang nggak kepengin tampil cantik? Almost of them want to look beautiful. Bahkan untuk mencapainya, nggak sedikit yang rela melalukan apa saja. Mulai dari hal sederhana dari sekadar cuci muka, sampai berias hingga operasi plastik. Dan saya salah satu di antara para perempuan yang selali ingin terlihat cantik.

Untuk bisa tampil cantik, saya melakukan usaha yang namanya ber-makeup. Nah, untuk alat dan kelengkapan makeup, bisa dibilang saya punya cukup lengkap. Mulai dari lip balm, lipstik, pencil alis, eyeliner,lipliner, bedak, eyeshadow hingga maskara dan blush on, meskipun variasinya nggak banyak sih. Tapi asal tahu aja, saya dulu itu tomboy lho. Jangankan pake makeup lengkap, lha wong dulu aja yang saya punya cuma bedak, itupun jarang saya pakai. Pakai baju juga ala kadarnya. Sudah mirip cowok yang seringnya pakai kaos dan celana jeans. Yang ngebedain cuma saya pakai kerudung hehehe…. Continue reading “My Makeup Tools”

Tak Terdefinisi

Marry You…

Banyak janur kuning melengkung, itulah kesan pertama di bulan November. Yup, sepertinya banyak yang menikah di bulan ini. Bahkan tadi pas berangkat dari kos ke studio, melewati beberapa janur kuning sampai mobil berjanur kuning. Bulan November, musim hujan dan banyak yang nikah. Hmm….adakah hubungannya? I don’t know. Maybe yes or maybe not. Whatever the reason, I want to congrats for all my friends that got married in this month. I am really sorry if I couldn’t come to your wedding, but I hope you are all will have a happy married ūüôā

Kalau wedding bouquet-nya beneran permen mah, mending di makan aja :p

Ngomongin soal pernikahan, teman saya pernah iseng melakukan survey kecil-kecilan. Menurut dia, mayoritas teman-teman perempuannya yang lahir tahun 1988 ingin menikah tahun depan. Well, I think It can be understood. Why?¬†Karena tahun depan, kelahiran 1988 bakalan berada di umur 25 tahun. Nah, ini dia neh bedanya perempuan ma laki-laki. Karena umur 25 tahun buat wanita merupakan usia di mana kesehatan reproduksinya berada pada saat terbaik dan akan semakin berkurang seiring bertambahnya usia. Tentu ini berbeda dengan pria Continue reading “Marry You…”

Celoteh

Bekerja setelah Menikah?

Hari ini, entah kenapa lagi pengin nulis lagi buat ngisi blog. Tadi iseng-iseng aja jalan-jalan ke blog tetangga. Gara-gara baca tulisan dia, aku jadi keingat beberapa hari lalu, tepatnya Selasa kemarin, aku ikut FGD untuk penelitian S3 salah satu dosen di salah satu universitas di Semarang. Sebenarnya tema disertasinya dia tentang analisi wacana, cuma kemarin agak menyinggung tentang gender. Salah satu pertanyaan kemarin adalah pendapat tentang topik artikel terkait pernikahan. Gara-gara pertanyaan itu, mau nggak mau jawaban kami para responden secara langsung maupun tidak langsung pun akhirnya menyinggung ranah gender terutama tentang posisi perempuan ketika setelah menikah. Continue reading “Bekerja setelah Menikah?”