Kesehatan

​Tips Ampuh Mengatasi Mabuk Perjalanan Ketika Berlibur

Tubuh yang sehat dan bersemangat akan membuat perjalanan liburan semakin menyenangkan. Walaupun sudah melindungi diri dengan asuransi perjalanan, kita tetap harus cermat menjaga kesehatan setiap saat. Agar nanti kita bisa menikmati perjalanan liburan secara maksimal.

Salah satu musuh terbesar ketika berlibur adalah kondisi mabuk perjalanan. Sebenarnya ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi mabuk perjalanan. Jika kita memahami beberapa tips ampuh ini, pasti mabok perjalanan tak lagi menjadi kendala besar saat berlibur :

Mengonsumsi Obat Anti Mabuk

Solusi ini merupakan cara terbaik untuk mengatasi mabuk perjalanan. Sebab obat anti mabuk akan membuat kita menjadi lebih rileks dan mudah tertidur. Bila kita tertidur pulas selama berada di perjalanan, risiko mabuk dan gangguan kesehatan lainnya bisa diminimalkan.

Menikmati Minuman Hangat

Tubuh butuh minuman hangat untuk menjaga keseimbangan sistem pencernaan selama mabuk. Jadi, siapkan saja teh hangat atau air jahe untuk menstabilkan kondisi pencernaan. Hindari makanan dan minuman yang terlalu asam atau mengandung banyak lemak.

Mencari Udara Segar

Udara dalam kendaraan yang tertutup juga dapat menjadi pemicu mabuk perjalanan. Untuk mengatasi hal ini, cobalah duduk dekat jendela agar bisa merasakan hembusan angin segar. Dengan demikian, sirkulasi udara yang lancar membuat tubuh akan kembali fit dan bebas mabuk.

Posisi Tubuh yang Rileks Selama Perjalanan

Ternyata posisi tubuh juga bisa mempengaruhi risiko mabuk perjalanan. Duduklah secara rileks dengan kondisi kepala yang bersandar. Bukalah sebagian kancing baju atau ikat pinggang yang terlalu ketat. Supaya tubuh merasa lebih rileks dan bisa memperoleh asupan oksigen secara maksimal.

Tak Perlu Menahan Muntah

Muntah saat merasa mabuk akan membuat kita menjadi lebih lega. Siapkan kantong plastik berukuran besar untuk menampung muntah. Setelah muntah, makanlah sedikit camilan dan minum air agar kondisi perut tidak terlalu kosong.

Kemampuan kita untuk menjaga kesehatan diri sendiri dan orang-orang sekitar saat berlibur tentu membuat kita jadi lebih tenang. Jangan lupa pula mengakses Futuready, supermarket asuransi yang telah menyiapkan berbagai asuransi perjalanan terpercaya. Temukan asuransi perjalanan di sini, di Futuready yang super lengkap dan prosedurnya praktis. Keselamatan perjalanan dan barang bawaan semakin terjamin jika kita memilih asuransi perjalanan terbaik.

Kesehatan

Tubuh Tetap Sehat ,Traveling Jalan Terus

Saya ini termasuk orang yang  aktif. Dulu pas masih muda, nggak betah gitu kalau pulang sekolah cuma di rumah saja. Saya pun ikut ekstrakurikuler mulai dr pramuka, PMR hingga rohis sampai karate.  Pas kuliah apalagi, makin nambah deh itu daftar kegiatan. Pulang malam hingga ikut kegiatan luar kota juga dijabanin. Hobi traveling saya pun semakin menjadi setelah kuliah. Traveling naik motor dari Semarang ke Jogja, Solo hingga Purwokerto itu sudah biasa. Ke Jakarta atau ke Surabaya sendirian naik kereta juga bukan sesuatu yang aneh bagi saya. Rasanya senang saja gitu, bisa melihat belahan bumi yang lain dan bertemu dengan orang-orang yang baru.

Tapi….itu dulu, pas jaman masih single fighter. Saat masih tinggal bawa badan sendiri kalau mau traveling. Kalau sekarang emangnya sudah nggak suka traveling? Ya masih, tapi nggak sesering dulu. Karena sekarang tantangannya lebih berat boo… Secara sekarang saya sudah jadi emak-emak beranak satu gitu loh. Tahu sendiri dong ya bagaimana hebatnya profesi seorang ibu itu. Meskipun ibu rumah tangga, tapi kerjaannya nggak pernah kelar, nonstop 24 jam. Jadi sekarang saya sadar diri. Saya sudah nggak bisa seenak jidat sendiri langsung berangkat traveling begitu saja. Kalau mau pergi-pergi, kemanapun itu saya harus sepaket sama si kecil. Apalagi kalau perginya jauh ke luar kota. Jauh hari sebelumnya saya harus menyiapkan segala sesuatunya. Mulai dari barang-barang yang perlu dibawa hingga yang terpenting adalah kondisi fisik kami semua. Harus dipastikan sehat semuanya dan gak boleh sakit. Terutama si kecil, dilarang keras sakit saat mau bepergian. Bisa makin rempong nanti hehehe…. Continue reading “Tubuh Tetap Sehat ,Traveling Jalan Terus”

Celoteh · Kesehatan

Ketika Batuk Pilek Menyerang Kenzie

Makan biskuitJadi MahMud (baca: mamah muda) itu emang bikin excited. Nggak cuma excited happy-nya tapi juga excited rempongnya hehehe…Nah, seperti saya ini yang baru pertama kali punya anak. Punya anak yang sehat dan ceria tentu akan sangat menyenangkan. Meski capek tapi senang gitu…Tapi ternyata emang yah, nggak ada yang abadi. Karena roda terus berputar, kadang di atas kadang di bawah *halah* Kadang ada kalanya anak jatuh sakit. Kalau sudah gitu emaknya pasti sedih dong. Kayak saya yang sedih tiap kali Kenzie sakit. Rasanya kalau bisa itu penyakit anak pindah deh ke saya. Lebih baik saya yang sakit daripada anak yang sakit.

Nah, sedihnya si Kenzie hingga dia berumur 7 bulan ini sudah beberapa kali sakit. Penyakit paling sering adalah demam, dan batuk pilek. Kalau udah kena pilek dan hidungnya mampet, paling nggak tega. Kenzie kesusahan buat nafas, tidur ga nyenyak dan jadi rewel. Kalau sudah begitu emak bapaknya dan neneknya yang rempong. Continue reading “Ketika Batuk Pilek Menyerang Kenzie”

Kesehatan

Cerita tentang HSG #TTC

IMG-20150217-WA0000
Menu pengisi perut setelah HSG

Dipostingan sebelumnya, saya sudah cerita kalau saya ini suspect PCOS. Selain tahu keadaan sel telur saya yang belum normal, saya tentunya juga ingin tahu kondisi kesehatan alat reproduksi saya yang lainnya. Apakah selain sel telur yang tidak normal, ada masalah lain yang menyebabkan saya belum hamil juga. Salah satu pemeriksaan yang saya lakukan yaitu mengecek apakah ada sumbatan di saluran telur atau tidak melalui HSG (Histerosalpingografi).

Sebenarnya sudah dari dulu ingin HSG, hanya saja selain terkendala biaya saya juga perlu waktu untuk mempersiapkan mental. Kenapa? karena saya takut jika hasilnya tidak sesuai dengan harapan. Sehingga saya menundanya, meskipun sebenarnya dokter Sp.OG saya juga belum meminta saya untuk tes HSG. Namun daripada saya penasaran, akhirnya saat terakhir konsul ke dokter beberapa waktu lalu, saya memberanikan diri untuk minta HSG. Supaya jika memang ada masalah akan lebih baik tahu lebih awal dan bisa segera di obati. Saya kemudian diberi surat rujukan untuk HSG di RSIA Gunung Sawo yang dokternya perempuan. Continue reading “Cerita tentang HSG #TTC”