Adakah diantara kalian yang nggak punya sahabat? Hmm…kayaknya hampir semuanya pasti memiliki sahabat, iya nggak? Mau banyak atau hanya hitungan jari, itu sih lain soal. Bicara tentang sahabat, kalau ada yang tanya, siapakah sahabat yang paling dekat dengan saya? Maka dengan tanpa ragu saya akan menjawab sahabat terdekat saya adalah sang suami. Yes, sahabat terdekat saya adalah teman hidup saya.
Buat saya, keluarga sudah seharusnya menjadi sahabat terdekat. Bukan justru orang lain yang bukan keluarga. Iya sih, memang kenyataannya nggak seperti itu. Karena satu dan lain hal, banyak yang menjadikan sahabat terdekat mereka adalah orang di luar keluarga. Itu sah-sah saja kok, tapi jika orang lain saja bisa jadi sahabat kita, bukan hal yang aneh kan kalau keluarga yang kita temui hampir setiap hari lebih pantas menjadi sahabat terdekat. Kalau ada apa-apa bukankah keluarga yang jadi tempat kita kembali, yang akan menerima kita apa adanya. Well, dan bagi saya keluarga sekaligus sahabat terdekat itu ya suami saya. Pasangan hidup yang saya pilih untuk menemani saya hingga akhir hayat. Yup, dialah sahabat terdekat yang saya pilih sendiri. Kalau yang sudah menikah kayak mba Nurul pasti setuju, iya kan? iyain aja yah.. *maksa* hehehe… Trus yang masih single? Ya, kalau yang masih single kayak Tina, kan masih ada keluarga seperti orang tua atau saudara. Eh, atau jangan-jangan sudah ada calon sahabat seumur hidupnya? hohoho….

Akhir bulan April lalu, saya membawa Kenzie jalan-jalan ke kebun binatang Mangkang. Sebenarnya yang mau jalan kakak-kakaknya, tapi berhubung Kenzie pengin ikut kakaknya dan daripada di rumah saja, ya sudahlah… Jadi ikutan pergi saja. Lagian juga si ayah siangnya juga mau pergi kondangan sama teman-teman studio. Maka jadilah kami total ber-enam berangkat ke bonbin. Jam 9-an kami berangkat, berharapnya biar nyampe sana nggak kesiangan supaya nggak terlalu ramai. Perjalanan ke bonbin yang terletak di Jl. Walisongo KM 16, seberang Terminal Mangkang itu sebenarnya bisa dicapai dalam 20 menitan. Namun kemarin memakan waktu hampir satu jam, karena kena macet gara-gara ada truk mogok. Selain itu, sesampainya di sana, eng ing eng…ternyata sangat ramai sekali. Hmmm….Kami lupa ternyata bahwa itu hari yang bertepatan long weekend. Banyak sekali rombongan anak-anak TK yang datang dengan menggunakan bus.
