Jalan-jalan

Bikin Paspor Sulit dan Ribet?

kantor-imigrasi-semarangYeay, Finally I got my pasport *jingkrak2*. Sebenarnya saya masih kepengin nunggu atau nyari kesempatan untuk bikin e-pasport. Sayangnya untuk sementara pelayanan e-paspor baru bisa di Kanim Jakarta saja hiks… 😦   Dan karena kakak ipar menghibahkan hadiah menang lomba ngeblog berupa tiket PP ke Singapura untuk 2 orang, maka akhirnya saya buru-buru bikin paspor deh. Sedangkan untuk suami karena sudah punya paspor, jadi dia nggak ikutan bikin (yang ternyata belakangan baru sadar kalau paspor suami sudah mau expired dan mau gak mau harus perpanjang).

Saya memilih untuk mengajukan permohonan pembuatan paspor melalui online. Lebih praktis dan simpel. Kita hanya perlu membuka situs imigrasi yang bisa dilakukan kapan saja dan dimana saja. Tanpa perlu repot-repot datang ke kantor imigrasi hanya untuk membuat permohonan. Apalagi sekarang lebih mudah, karena sudah nggak perlu menyertakan/mengupload scan dokumen seperti dulu. Jadi kita hanya perlu mengisi biodata saja. Lanjutkan membaca “Bikin Paspor Sulit dan Ribet?”

Jalan-jalan

Tips Tetap Asyik dalam Perjalanan.

Siapa yang hobi traveling hayo angkat tangannya?? Nah, buat yang hobi traveling atau sering bepergian pastinya (baca: seharusnya) sudah akrab dengan berbagai macam transportasi umum, mulai dari bus hingga kereta. Saya yang notabene merantau sejak kuliah mau nggak mau harus merasakan perjalanan jauh setidaknya 5 jam perjalanan jika ingin pulang mudik. Nah, diantara berbagai macam transportasi umum yang tersedia, saya paling benci yang namanya naik bus jika itu adalah perjalanan keluar kota. Saya mau naik bus hanya jika dalam keadaan sangat terpaksa dan tidak ada pilihan lain. Kenapa? Karena saya paling mudah terangsang untuk mabok perjalanan ketika menggunakan bus untuk perjalanan jauh. Terlebih jika busnya itu yang besar dan tertutup yang ber-AC. Nggak tahu kenapa, terkadang AC bus ada yang baunya nggak enak dan semakin bikin mual. Jadinya sudah bisa dipastikan, setiap kali saya mau pergi jauh naik bus, saya pasti siap sedia antimo, biar bawaannya ngantuk dan tertidur (meski tetap aja mabok kalau lagi kebangun). Anehnya, saya malah lebih bisa bertahan jika berada dalam Lanjutkan membaca “Tips Tetap Asyik dalam Perjalanan.”

Jalan-jalan

Cerita dalam Perjalanan Ekonomis

Finally, pagi tadi berhasil menginjakkan kaki di tanah Jakarta. Terakhir kali ke kota “hutan” ini seingat saya bulan Januari lalu, saat menghadiri nikahan seorang kawan baik. Dan seperti biasanya, saya datang menggunakan transportasi sejuta umat alias kereta api, tentunya berhubung saya ini orangnya hemat *hemat, pelit, atau nggak punya duit? hehehe…* tentu saya memilih kelas ekonomi yang menjadi favorit saya setiap kali bepergian, terutama ke Jakarta.

Kalau ada yang tanya sama saya, kenapa sih lebih milih ekonomi? baiklah, berikut ini alasan saya, cekidot yach: Lanjutkan membaca “Cerita dalam Perjalanan Ekonomis”