
Siapa yang nggak suka liburan? Dijamin hampir semua orang pasti senang berlibur. Entah itu yang hanya liburan di dalam kota, keluar kota, hingga keluar negeri. Berlibur jadi semacam penghilang penat dan jadi ajang merefresh otak dari segala kejenuhan aktivitas sehari-hari. Berlibur juga jadi ajang berkumpul dan mempererat keakraban dengan keluarga tercinta atau dengan sahabat tersayang.
Saya sendiri suka sekali (kalau bisa) berlibur. Bisa traveling ke berbagai tempat wisata yang baru dan bisa menjajal hal-hal baru. Mulai dari bertemu dengan orang-orang baru, mengetahui budaya dan tradisi baru hingga mencicipi kuliner khas dengan rasa baru dilidah. Well, bagi saya itu adalah sesuatu yang menyenangkan.
Semenjak lebaran kemarin, saya belum sempat pulang mudik ke Purwokerto lagi. Sebenarnya sudah pengin mudik dari kemarin-kemarin, tapi apalah daya saya dan suami masih punya kesibukan yang nggak bisa ditinggal. Biasanya kalau mudik ke Purwokerto saya lebih memilih naik kereta api, dibandingkan naik mobil atau bis. Soalnya lebih nyaman naik kereta api, apalagi kalau bawa anak. Kereta api juga sudah menjadi favorit saya semenjak dahulu. Pas zaman sebelum ada kereta Semarang-Purwokerto, saya biasanya naik travel. Pernah sih naik bis satu kali, tapi habis itu kapok karena saya mabuk perjalanan dan efeknya hingga berhari-hari. Berbanding terbalik dengan kereta api yang menjadi alat transportasi favorit, bis menjadi alat transportasi yang paling saya hindari.

