Celoteh

Galau Tengah Malam

     Membaca tulisan seorang kawan di lapak sebelah membuatku teringat ke suatu suasana di dalam sebuah rumah di sebuah kota bernama Purwokerto.  Aku kangen dengan para penghuni di dalam rumah itu, bapak, ibu dan adekku satu-satunya. Kira-kira kalian sedang apa ya sekarang? Berandai-andai diriku ada didalam rumah itu. Rumah yang kecil, sederhana dan apa adanya, namun sangat berarti untukku.

      Tapi kini, kenyataannya ragaku tidaklah disana tapi berada di kota ini. Kota yang lima tahun terakhir sudah menjadi kota keduaku. Kota yang kala siang sangat susah untuk berdamai dengan cuacanya yang panas. Kota yang perlahan-lahan juga sudah menggerogoti hatiku.  Dan kini, mau tak mau , suka tidak suka, rela tidak rela, harus aku akui kalau kota yang agak sering kena banjir kalau ujan deras ini telah merebut sebagian hatiku dan membawanya bersamanya. Continue reading “Galau Tengah Malam”

Tak Terdefinisi

Kutukan 11

      Kemaren, saat lagi semangat 45 ngumpulin niat buat nyekripsi, ternyata godaan buat ngutak-atik blog kembali datang dari teman-teman di FB dan tentunya pelaku utamanya adalah para warga Antoren yang lagi main 11 Kutukan hadehh…*jitakinsatusatu*. Alhasil, mereka pun akhirnya berhasil membuatku rela menyisihkan jatah nyekripsiku hanya untuk mengutak-atik blog yang masih terbilang berumur jagung ini…*merasabersalahsamaskripsi* #tsaahhh…..

      Nah, saat asyik2nya nonton, eh….kok malah ikutan kena kutuk dari tante anie. Hadeeehh… Baiklah kalau begitu, karena namaku sudah masuk daftar kutukan, maka dengan ikhlas maupun tidak, berat hati ataupun ringan hati, aku mau menjalankan Kutukan 11 supaya terbebas dan bisa ikutan ngutuk *senyumsetan* XD

Cara mainnya gampang aja kok: Continue reading “Kutukan 11”