Kuliner & Dapur

Mencoba Makanan Korea di Seoul Chicken

seoul chickenKamu penyuka makanan Korea? atau ingin mencicipi makanan Korea? Jika iya, bagi kamu yang lagi di Semarang bisa nyobain makan di Seoul Chicken Semarang. Namanya juga sudah Korea banget, so pasti menu-menunya juga menu khas Korea. Sebenarnya sudah dari dulu saya penasaran banget pengin nyicipin masakan Korea selain kimchi. Secara gitu, selama ini cuma bisa nonton di acara2 K-Show doang. Pengin nyobain di resto Korea yang ada di Semarang kok yang saya temukan tempatnya bikin “njiper” isi dompet hahaha…

Pucuk di cinta ulam tiba, mungkin itu istilah yang cocok buat saya. Tahu-tahu ada teman yang merekomendasikan buat meet up di Seoul Chicken. Langsung deh saya browsing di Google. Alhamdulilah, semuanya aman. Maksudnya? Ya, selain aman buat dompet juga masakannya aman alias halal. Tahu sendiri kan, kalau nggak semua makanan Korea itu dibuat dengan bahan-bahan halal. Yang terpenting sih faktor kehalalannya itu yang paling utama.

Saya baru tahu juga ternyata Seoul Chicken Semarang sudah berdiri beberapa tahun yaitu tahun 2014. Bahkan, sudah membuka dua cabang. Resto yang pertama atau utama di Jalan Hasanudin No.G 31, Plombokan, Semarang Utara. Berada di kawasan belakang stasiun Poncol. Sedangkan cabang yang pertama ada di Jalan Majapahit, depan Lotte Mart dan cabang ketiga katanya ada di Jalan Ki Mangunsarkoro. Wah, saya kudet juga ya karena baru tahu ada Seoul Chicken hihihi….

Saya dan teman saya memilih untuk mengunjungi yang di Jalan Hasanudin karena katanya itu yang paling lengkap varian menunya. Kami memutuskan untuk bertemu jam 6 sore di Seoul Chicken. Jadi sebelum maghrib saya sudah berangkat.

Menempuh perjalanan sekitar 30 menitan, saya sampai di lokasi pas maghrib. Tadinya mau sholat di masjid dekat lokasi resto, eh ternyata di restonya ada tempat sholatnya, meski seadanya. Hanya berupa ruangan kosong yang sepertinya bekas kamar, dengan satu sajadah dan satu mukena. Tapi tetap saja alhamdulilah banget. Next time kalau mau makan di situ lagi nggak perlu bingung dan terburu-buru pergi karena terpotong waktu sholat. Nggak enak juga kan pas masih asyik ngobrol terus kepotong waktu sholat dan bikin harus buru-buru menyelesaikan obrolan.

Memasuki resto, masih sepi alias kosong kecuali teman saya yang sudah sampai duluan. Jadi lebih bebas buat milih tempat duduk. Untuk bangunannya sepertinya awalnya merupakan bangunan rumah yang disulap jadi rumah makan. Memiliki nuansa dominan abu-abu, di bagian ruang depan selain ada tempat duduk, tersedia juga spot buat berfoto. Tersedia beberapa properti untuk berfoto seperti tulisan-tulisan dan headpiece bunga. Sayangnya untuk penerangannya menurut saya terlalu remang.

Memasuki ruang tengah, suasananya lebih terasa nyaman dengan lampu yang lebih terang meski bagi saya masih kurang terang sih. Interiornya sendiri nggak aneh-aneh, meski nggak terlalu Korea juga. Meja-meja ditata rapi dengan masing-masing berisi empat kursi hingga kursi. Meski terbilang nggak terlalu luas, tapi juga nggak terlalu sempit. Cukup nyaman untuk makan beramai-ramai ataupun jika hanya berdua saja. Malahan jadi nggak terlalu berisik. Di beberapa bagian dinding-dindingnya kamu bakal melihat banyak foto dan poster boyband Korea. Cocok banget deh buat kamu pencinta K-pop.

Seoul Chicken Semarang

Seoul Chicken Semarang

Menu Seoul Chicken

Nah, untuk menunya sendiri saya bilang cukup variatif. Tapi yang jadi menu utama sih seperti varian ayam. Tapi bagi kamu yang vegetarian alias nggak makan daging seperti suami saya, nggak perlu khawatir. Tersedia juga varian menu non daging yang bisa kamu coba.  Kebetulan kami berempat (berenam dengan bocil) mencoba menu yang berbeda-beda.

Kemarin saya mencoba menu Yangnyeom chicken.  Apa itu? Ayam goreng crispy dengan bumbu  gochujang . Rasanya asam, manis dan sedikit pedas dengan taburan kacang di atasnya. Begitu pesanan saya datang, tampilannya cukup menggoda selera untuk segera mencicipinya. Selain ada nasinya, disertai juga dengan salad dan soup.  Oh ya, ayamnya ini ada dua potong, lo. Jadi benar-benar bikin kenyang.

Seoul Chicken

Sedangkan suami saya mencoba menu Tuna Kimchi Jigae. Ini berupa sup kimchi dengan extra daging tuna. Disajikan di mangkuk batu khas Korea sup ini kuahnya masih meletup-letup saat disajikan. Penyajian di dalam mangkuk batu ini membuat sup hangatnya tahan lama hingga suapan terakhir. Sebagai pelengkapnya ada nasi dan telur mata sapi. Untuk rasanya, Tuna Kimchi Jigae ini cukup asam yang berasal dari kimchinya. Selain itu juga pedas, apalagi karena disajikan hangat. Jadi, buat yang nggak suka kimchi atau makanan asam dan pedas, sebaiknya cari menu lainnya.

Makanan Korea

Sedangkan teman saya ada yang mencoba cheese buldak dan bibimbap. Apalagi itu? Cheese buldak ini berisi Ttoekppoki (kue beras) dan daging dengan topping keju mozarella di atasnya. Benar-benar bikin menggoda. Saya sendiri baru pertama kali ini mencoba Ttoekppoki. Ternyata teksturnya kenyal. Mungkin seperti cilok, tapi lebih kenyal sedikit. Soal rasanya menurut saya biasa saja, jadi enak karena ada saus dan mozarellanya. Disajikan dalam wadah piring batu, porsinya terbilang banyak. Cocok buat dimakan ramai-ramai sampai sekitar 4 orang.

Makanan Korea Cheese Buldak

Lain lagi dengan menu bibimpap yang berupa nasi, sayur tumis dengan toping telur dan daging sapi yang diberi taburan biji wijen. Sebagai pelengkapnya ada sup dan saus home made dengan rasa sedikit asam untuk dicampurkan kedalam bibimbap. Oya, kalau kamu pesan bibimbap, jangan lupa untuk mengaduk Bibimbap terlebih dahulu. Kemarin teman saya nggak diaduk dulu, tahu-tahu pas hampir selesai makan nasinya, ternyata sayur tumisnya ada di dasar mangkuk.

Makanan Korea Bibimbap

Soal harga? Saya bilang masih terjangkau dan dengan  porsi besar. Satu menunya kisaran Rp 30 ribu – 70 ribuan saja. Totalnya kemarin kami berempat hanya habis sekitar Rp 200 ribuan saja. Tentunya dengan kondisi perut benar-benar kenyang. Bahkan saya sampai bawa pulang sisa ayamnya. Karena memang porsi ayamnya beneran nggak pelit.

Setelah puas mengobrol ngalor-ngidul, kami pun akhirnya memutuskan untuk pulang. Soalnya krucil sudah mulai rewel. Dan saat kami mau pulang, tahu-tahu resto-nya sudah ramai. Bahkan ada serombongan keluarga besar yang baru saja datang untuk makan malam.

Daftar Menu Makanan Korea di Seoul Chicken

Daftar Menu Makanan Korea

Nah, itu tadi cerita saya saat pertama kali mencoba masakan Korea di Seoul Chicken. Kalau ditanya apakah recomended? Kalau saya sih yes. Karena itu pula, lain kali saya pun ingin datang lagi ke Seoul Chicken untuk mencicipi menu lainnya.

So, apakah kamu sudah pernah mencoba makanan Korea? Bagaimana menurut kamu?

Advertisements

2 thoughts on “Mencoba Makanan Korea di Seoul Chicken

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s