Kenali Jenis Jerawat pada Remaja

macam-macam jerawatMemiliki jerawat pada masa pubertas atau remaja merupakan hal yang wajar dan normal. Penyebab utamanya biasanya karena adanya perubahan hormon yang nggak stabil. Biasanya kamu akan mendapatkan jerawat pada wajah, meskipun ada juga jenis jerawat yang muncul pada bagian tubuh lainnya. Timbulnya jerawat ini akibat adanya pori-pori yang tersumbat.

Selain itu, kamu juga bisa melihat jerawat muncul sekitar waktu menstruasi akibat aktivitas hormon. Sensitivitas terhadap hormon ini yang dikombinasikan dengan bakteri permukaan pada kulit dan zat yang dilepaskan dari kelenjar tubuh kemudian dapat menyebabkan jerawat.

Meskipun memiliki jerawat bagi remaja adalah wajar, jerawat yang muncul seringkali membuat minder. Untuk itu jerawat pada remaja tetap perlu kamu rawat dan jangan dibiarkan. Walau sulit untuk kamu cegah, namun kamu masih bisa untuk mengendalikannya agar nggak semakin parah.

Untuk mengatasi masalah kulit pada remaja yang satu ini, kamu akan membutuhkan perawatan yang berbeda tergantung jenis jerawatnya. Oleh karena itu, terlebih dahulu kamu perlu mengetahui jenis jerawat yang alami agar bisa mendapatkan perawatan yang tepat.

Jenis-Jenis Jerawat Pada Remaja

Ada 2 jenis utama jerawat: jerawat non inflamasi dan jerawat inflamasi.

1. Jerawat Non Inflamasi

Komedo adalah jenis jerawat yang disebabkan oleh penumpukan sebum berlebih, sel kulit mati, atau kotoran di folikel rambut. Ada 2 jenis komedo:

  • Whiteheads atau Komedo Putih

    Komedo ini dikenal juga dengan komedo tertutup. Ini lantaran komedo putih terjadi akibat pori-pori tersumbat seluruhnya, sehingga menimbulkan benjolan kecil berwarna putih atau berwarna daging pada bagian atas kulit. Adapun penyebabnya bisa berasal dari faktor internal seperti kadar hormonal, penyumbatan kelenjar minyak, sel kulit mati, atau faktor keturunan. Bisa juga dari faktor eksternal seperti pil KB, kosmetik, debu, dan polusi udara sehingga menimbulkan benjolan putih di bawah kulit yang berujung pada peradangan dan jerawat meradang.

  • Blackheads atau Komedo Hitam

    Berbeda dengan komedo putih, komedo hitam terlihat hitam pada permukaan kulit. Warna hitam ini terjadi bukan karena kotoran, melainkan akibat kelebihan sebum, folikel rambut, dan sel kulit mati yang menyumbat pori-pori dan bereaksi dengan oksigen dan melanin, atau pigmen pada kulit. Daripada jenis jerawat lainnya, komedo termasuk jerawat yang paling umum dan paling nggak serius.

Untuk menghilangkannya komedo, kamu bisa memencetnya. Namun hal ini nggak disarankan karena dapat menimbulkan bekas jaringan parut.

2. Jerawat Inflamasi

  • Papula

Papula adalah jerawat inflamasi yang berwarna merah tua hingga ungu, lebih gelap dari kulit alami. Biasanya, jerawatnya nggak begitu besar dan tanpa mata jerawat. Jerawat ini terbilang cukup menyakitkan. Penyebab jerawat papula adalah penyumbatan pada pori-pori kulit akibat penumpukan sel kulit mati.

Biasanya peyebabnya adalah komedo yang terinfeksi bakteri yang memicu peradangan parah. Kondisi inilah yang dapat menyebabkan dinding folikel rambut pecah dan meradang. Umumnya, jerawat papula muncul jika kamu membiarkan komedo begitu saja dan nggak kamu tangani dengan tepat. Meski gemas, tapi kamu jangan memencet jerawat ini ya, karena bisa menimbulkan bekas jerawat pada wajah.

Untuk mengatasi jenis jerawat ini kamu bisa mencoba menggunakan oabat yang mengandung asam salisilat dan benzoyl peroxide. Selain itu, kamu juga bisa memilih produk dengan kandungan retinoid karena dapat membantu memulihkan sel kulit yang rusak.

jenis jerawat remaja

  • Pustula

Pustula, atau komedo kuning adalah jerawat inflamasi yang terlihat sebagai benjolan besar berwarna merah dan bengkak di pangkalnya dengan nanah bengkak berwarna kuning di atasnya. Jerawat ini terbentuk karena adanya infeksi pada pori-pori kulit yang tersumbat sel-sel kulit mati dan minyak berlebih.

Sering menyerang pada usia remaja, jerawat pustula bisa berukuran besar atau kecil dan biasanya muncul pada area yang mudah berminyak. Menurut American Academy of Dermatology, kamu bisa mengatasi jenis jerawat pustula ini dengan menggunakan pembersih wajah yang mengandung benzoyl peroxide dan asam salisilat. Benzoyl peroxide berfungsi untuk membunuh bakteri penyebab jerawat dan asam salisilat dapat membersihkan sel kulit mati.

  • Nodul

Nodul atau jerawat batu adalah jerawat inflamasi parah di bawah permukaan kulit. Bentuknya berupa benjolan merah yang  keras di bawah permukaan kulit. Jerawat ini biasanya nggak memiliki nanah. Meski demikian, jerawat ini bisa membuat kamu merasa nggak nyaman karena bisa menimbulkan rasa nyeri. Bisa bertahan berminggu-minggu bahkan lebih, jerawat ini lebih sering muncul pada remaja laki-laki pada masa pubertas.

Mengatasi jerawat nodul butuh waktu nggak sebentar dan bisa menimbulkan bekas luka yang cukup mengganggu. Sebaiknya, untuk mengobati jerawat ini periksakanlah ke dokter kulit agar diberikan antibiotik dan obat lainnya. Karena pengobatan tanpa resep dokter nggak bisa mengatasi masalah jerawat yang satu ini.

  • Cyst

Cysts atau kista jerawat adalah jerawat besar, merah, keras dan menonjol dengan kantong nanah dan darah di bawahnya. Terkenal dengan sebutan jerawat batu, jerawat ini terjadi karena adanya peradangan parah di bawah permukaan kulit dan terlihat seperti bisul. Peradangan ini terjadi karena adanya penumpukan minyak dan sel kulit mati pada jaringan kulit bagian dalam.

Kista jerawat termasuk jerawat yang parah. Selain itu juga termasuk jenis jerawat yang paling menyakitkan, banyak benjolan yang berkumpul membentuk kista padat yang dapat membuatnya terus membesar jika terdapat infeksi bakteri pada lapisan kulit terluar. Jika tidak diobati, penyakit ini dapat menyebabkan jerawat kronis, bekas luka, atau lubang besar.

Untuk mengatasi jenis jerawat ini, selain menggunakan produk yang mengandung benzoyl peroxide dan retinoid, gunakan produk isotretinoin. Isotretinoin adalah obat khusus untuk jerawat batu. Namun, penggunaannya harus dalam pengawasan dokter.

Kunci Mengatasi Jerawat

Nah, itu tadi adalah jenis jerawat yang perlu kamu ketahu. Mengatasi jerawat mungkin terasa seperti  perjuangan yang berat. Untuk itulah kamu perlu berbagai jenis jerawat dan perawatan yang tepat supaya kamu bisa berhasil. Penting untuk kamu ingat, bahwa kulit setiap orang adalah unik. Karena itulah produk yang sama bisa mempunyai efek yang berbeda pada orang yang berbeda.

Jika kamu merasa kesulitan untuk mengatasi jerawat sendiri atau merasa kalau kamu memiliki jerawat yang parah, sebaiknya berkonsultasilah dengan dokter kulit atau ahlinya untuk membantu kamu menemukan cara yang benar. Ingat, kesabaran adalah kunci dalam mengobati jerawat. Mungkin diperlukan waktu setidaknya 6-8 minggu untuk melihat peningkatannya, jadi konsistensi adalah kuncinya!

Selain itu, untuk mencegah jerawat datang, kamu juga perlu untuk merawat kulit kamu menggunakan skincare. Pastikan skincare yang kamu gunakan cocok dengan jenis kulit kamu. Bagi kamu yang masih remaja, jangan lupa untuk membaca postingan berikutnya karena ada rekomendasi merek skincare khusus remaja yang bisa kamu coba.

Allaely Hardhiani

Saya hanyalah seorang ibu rumah tangga biasa. Istri seorang ilustrator sekaligus ibu dari 3 orang anak luar biasa. Penyuka kopi yang suka membaca, kulineran, dan jalan-jalan. Blog ini merupakan catatan saya tentang berbagai hal. Semoga bisa bermanfaat dan selamat membaca!

29 pemikiran pada “Kenali Jenis Jerawat pada Remaja”

  1. masa remaja itu rentan sekali ya jerawatan, dulu saya juga jerawatan banyak banget tapi dulu kenal skincare dulu mah jadi cuma dibersihin saja pakai sabun pembersih muka. Eh tapi nambah usia hilang sendiri si jerawat, sekarang datang kalau pas lagi datang bulan saja

    Balas
  2. ternyata ada istilahnya ya, aku cuma tahu kalau jerawat yang merah dan ada isinya tuh, jerawat yang matang, hihihi.. biasanya muncul karena mendekati datang bulan

    Balas
  3. Masa remaja memang rentan dengan jerawat. Soalnya masa puberitas. Apalagi kalau malas membersihkan wajah. terus perlu sekali mengenal berbagai jenis jerawat ini, jadi bisa segera tahu caranya mengatasinya.

    Balas
  4. remaja memang identik dengan jerawat ya. tapi ternyata, bagi yag sudah usia dewasa sepertiku pun, ternyata masih mengalami jerawat nih. butuh perlakukan khusus untuk mengatasinya

    Balas
  5. Bersyukur sekali sewaktu remaja dulu saya tidak mengalami jerawatan yang parah. Sebatas menjelang datang bulan saja sih biasanya. Tidak saya apa-apain, setelahnya juga hilang sendiri. Yang penting selalu menjaga kebersihan wajah.

    Balas
  6. Pas aku umur 17 tahunan sering banget tumbuh jerawat kalau pas ga cuci muka. Dulu belum jamannya skincare dan facial wash, jadi cuci muka itu masih natural. Tapi ttp aja tumbuh haha

    Balas
  7. Memang deh, sangat disarankan untuk mengunjungi dokter spesialis kulit bisa punya masalah di wajah semisal jerawat. Aku dulu sering nih mendapati teman-teman yang memencet komedo dengan alasan membersihkannya biar nggak muncul lagi. Namun rupanya malah nggak disarankan karena bisa saja memunculkan masalah peradangan pada kulit ya. Duhaduh ….

    Balas
    • Kalau diingat-ingat, saya sudah komedoan sejak SMP-an, sih. Sampe sekarang pun masih begitu. Apalagi kalau lagi gak rutin pakai sabun wajah, wah komedonya bisa parah banget.

      Balas
  8. Dulu saya dan adik punya jerawat batu. Baru tahu istilahnya ada nodul.
    Setelah menikah, Alhamdulillah nodul saya mulai tiada. Kalau adik, malah di punggung sekarang tuh nodulnya

    Balas
  9. Dulu pas SMA sempet sering kena papula itu deh, bikin ngga pedeee pergi ke sekolah kesel banget pokoknya mah. tapi alhamdulillaah terus kenal ama skincare jadi lama2 ilangg dan ngga balik lagi hehehe alhamdulillaah

    Balas
  10. Waktu remaja dulu, keknya aku tipe no. 1 deh. Mikirnya dulu itu, cuci muka aja cukup, haha.. Baru tau juga ada banyak macam jerawat bahkan ada warnanya ungu, ckck..

    Balas
  11. Menurutku, penting juga untuk dibahas soal pentingnya konsultasi dokter kulit terutama untuk jerawat yang parah. Selain itu, mungkin bisa ditambahkan tips untuk remaja dalam menjaga pola makan dan mengelola stress , karena ini juga bisa berpengaruh.

    Balas
  12. Jenis jerawat kok bnyk bgt ya. Ahh kudet bgt gw. Pdhal kalo mau ngejaga kulit wajah, penyakit jenis2 jerawat ini ga bakalan mgkn nongol.

    Mau rutin skincare-an yg sesuai dgn kondisi kita. Smg kita dijauhkan dr penyakit jerawat ya kak.

    Balas
  13. Aku baru tau nih penjelasan nodul dan cyst.
    Kalau jerawatan suka satu perawatan aja yaa.. Padahal berbeda jenis jerawatannya, bisa jadi treatmentnya pun berbeda sehingga jerawat gak lama dan meninggalkan bekas yang meresahkan.

    Balas
  14. Ternyata jerawat banyak jenisnya ya mbk . Jerawat jadi masalah saya dari SMA sampai kuliah. Berasa gak sembuh2. Sampai menyisakan bopeng .hmmm…ternyata nyembuhkan bopeng jauh lebih sulit. Gak bisa hilang sampai sekarang

    Balas
  15. Jerawat aja macamnya juga banyak ya. Remaja nih yang paling sering jerawatan dan paling bingung kalau mukanya lagi jerawatan.

    Balas
  16. Pas banget nih lagi fokus banget aku sama masalah jerawat. Anak lanangku wajahnya jerawatan banget dan khawatir kalau gak segera dirawat tuh nanti wajahnya bolong2 kayak wajah bapaknya. Ini jadi kenal jenis jerawat, jadi setelah ini tinggal cari solusinya

    Balas
  17. Penting banget buat kita sadar kalo kulit kita tuh beda-beda, jadi produk yang berhasil buat satu orang belum tentu cocok buat yang lain. Kalo emang jerawatnya parah atau bingung mau ngapain, konsultasi sama dokter kulit itu penting banget, guys. Sabar juga jadi kuncinya, soalnya ngilangin jerawat itu proses, but trust me, konsistensi bakal bawa hasil!

    Balas
    • Dari semua jenis2 jerawat, kayaknya saya pernah punya semua deh wkwwk.. Tapi Alhamdulillah kulit berminyakku sekarang lebih kalem, the power of basic skincare MasyaAllah ya kaak hehe..

      Balas
  18. Anak sulungku nih, biasanya bakalan muncul jerawat saat menjelang menstruasi. Gemeess klo lihat jerawatnya yang merah2 gitu. Tapi enggak parah sih, biasanya nanti akan sembuh sendiri setelah mens. Ternyata ada banyak jenis jerawat pada remaja yaaa… bahkan ada yang sampe bernanah juga gitu.

    Balas

Tinggalkan komentar