Celoteh

Jika Kamu adalah Musim

Jika kamu ada musim, maka kamu adalah musim terindah yang pernah hadir di hidupku.  Layaknya musim, kamu memberikan warna dalam hidupku. Menjadikan hari-hariku lebih berirama dengan nada-nada yang membuatku tak pernah bosan.

Jika kamu adalah musim, maka kamu adalah musim semiku. Kamu yang membuat hatiku bersemi ketika awal kita jumpa. Kamu yang membuat kupu-kupu itu serasa menggelitik berterbangan di dalam perutku. Kamu yang membuatku merasakan hangatnya matahari meski malam telah tiba. Kamu yang membuat semua alam rayaku bersenandung bersama dengan aroma kebahagiaan yang mewangi.

Jika kamu adalah musim, maka kamu adalah musim panasku. Kamu yang membuatku merasakan teriknya matahari yang cemburu saat engkau di sisiku. Kamu yang membuatku merasakan panasnya asmara yang membakar dan meluluhlantakkan segala keangkuhanku. Kamu yang membuatku merasakan panasnya sengatan rindu tatkala engkau berada entah dimana. Kamu yang membuatku merasakan nikmatnya berjemur dipantai hatimu.

Jika kamu adalah musim, maka kamu adalah musim gugurku. Kamu yang membuatku merasakan indahnya nuansa dedaunan yang berguguran di rumah hatiku. Kamu yang membuatku merasakan nikmat semilirnya angin membelai rambutku. Kamu yang membuatku tak pernah lelah menunggumu di beranda hatiku kala sore menjelang dan malam menyambut. Kamu yang membuatku merasakan hangatnya pelukmu ketika angin bertiup lebih kencang menerpa pori-pori kulitku.

Jika kamu adalah musim, maka kamu adalah musim dinginku. Kamu yang membuatku merasakan dinginnya hatiku ketika kamu tak ada disampingku. Kamu yang membuatku tetap kuat bertahan dikala alam sekitar membeku dan mengacuhkanku. Kamu yang membuatku merasakan manisnya coklat yang kau bilang pahit ketika kau berada dihadapku.

Sayangku, kamu memang musimku. Kamu adalah musim, yang memperlihatkan betapa indahnya dan kejamnya dunia. Kamu adalah musim, yang mengajariku betapa bahagianya memilikimu sekaligus kehilanganmu. Kamu adalah musim, yang mengajariku betapa nyamannya berada dipelukmu untuk kemudian kamu lepas. Kamu adalah musim, yang mengajariku betapa berharganya setiap detik hadirmu. Kamu adalah musim,yang mengajariku bahwa keajaiban itu adalah nyata. Kamu adalah musim yang mengajarkan bahwa perpisahan tak selamanya menyakitkan.

Kamu adalah musim, yang membuatku percaya bahwa kamu adalah musim. Karena kamu adalah musim yang datang hanya untuk semusim. Musim yang datang, lalu pergi dan berlalu layaknya musim yang harus berganti

“Some people come into your life for a SEASON , because your turn has come to share, grow or learn. They bring you an experience of peace or make you laugh. They may teach you something you have never done. They usually give you an unbelievable amount of joy. Believe it, it is real. But only for a season” #anonim

Advertisements

6 thoughts on “Jika Kamu adalah Musim

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s