Celoteh

4 Produk Televisi LED Murah dan Berkualitas Tahun Ini

Meningkatnya kemajuan teknologi saat ini membuat barang-barang elektronik memiliki perfoma tangguh dan canggih. Kini bukan hanya laptop dan smartphone saja yang mengalami kemajuan teknologi, televisi saat ini juga memiliki spesifikasi dengan teknologi yang mumpuni. TV merupakan salah satu barang elektronik rumah tangga yang sangat populer dikalangan masyarakat. Hampir disetiap rumah memiliki televisi. Di Indonesia sudah banyak televisi dari berbagai jenis dan merek dan harga yang beragam. Namun TV yang sedang populer dan menjadi impian setiap keluarga adalah jenis TV LED. Televisi jenis ini memang memiliki kualitas yang bagus dibandingkan dengan televisi biasa.

Nah, jenis TV LED ini cukup populer disamping memiliki spesifikasi yang canggih. TV ini dapat menghasilkan tampilan gambar dan suara yang jernih. Selain itu, TV LED juga dilengkapi dengan berbagai fitur modern, yang membuat TV LED kian menjadi TV impian keluarga masa kini. Bila kalian mencari TV LED murah, ada beberapa jenis TV LED murah berkualitas yang bisa menjadi pilihan terbaik untuk keluarga kalian. Continue reading “4 Produk Televisi LED Murah dan Berkualitas Tahun Ini”

Celoteh

Langkah-Langkah Mudah Beli Reksadana

reksadana

Adakah di antara kalian yang tahu tentang reksadana? Hmmm…mungkin sebagian besar dari kalian sudah tahu atau setidaknya pernah dengar tentang reksadana. Yup, istilah reksadana memang sudah tidak asing lagi untuk sebagian masyarakat, terutama yang bertempat tinggal di kota-kota besar. Bahkan tren beli reksadana ini populer sekali di kalangan investor pemula. Karena itu, pastinya sulit bagi investor pemula ini untuk membeli mana-mana saja jenis reksadana yang cocok  untuk investasinya. Maka dari itu berikut  ini saya akan bahas tentang langkah-langkah mudah untuk mendapatkan reksadana yang diinginkan. Mau tahu seperti apa? Langsung saja deh cek langkah-langkahnya di bawah ini.

Beberapa Langkah Mudah Beli Reksadana

  1. Cari bank/perusahaan terbaik

Selain bank, sebenarnya ada pula beberapa perusahaan yang memiliki manajer investasi untuk jasa reksa dana. Namun disarankan bagi pemula untuk memilih bank dengan kualitas yang sudah terjamin.

  1. Pahami prospektus

Setelah memilih bank, jangan lupa mengunjungi situs resminya untuk mendapat info seputar prospektus. Prospektus ini berisi mengenai penjelasan tentang reksadana. Pihak bank pastinya tidak akan sembarangan dalam memilih investor. Jadi tentu saja kalian harus memahami prospektus dari setiap bank.

  1. Menentukan produk reksadana

Kalian bisa menentukan dimana uang investasi ini akan ditanam untuk beli reksadana. Produk reksadana konvensional secara umum tersedia dalam tujuh jenis. Masing-masing dari produk tersebut pastinya memiliki kelebihan dan kekurangan. Jadi kalian silahkan pertimbangkan terlebih dahulu segala kelebihan dan kekurangan dari masing-masing produk. Setelah itu kalian bisa menentukan pilihan produk reksadana yang sesuai dengan yang kalian mau.

  1. Datang ke bank

Langkah selanjutnya yaitu kalian datang ke bank. Jangan lupa untuk menyiapkan segala dokumen yang sudah menjadi persyaratan untuk membeli reksadana. Di antaranya KTP dan NPWP perorangan atau NPWP milik pasangan/orang tua. Bawalah segala dokumen yang diperlukan, lalu datangi bank yang kamu inginkan dan temui bagian customer service. Biasanya kamu harus membuat nomor rekening dahulu jika belum punya nomor rekening di bank yang kalian tuju.

  1. Bikin portofolio

Sebelum resmi menjadi seorang investor reksadana, isi dulu formulir pembelian dan portofolio yang sudah disediakan. Portofolio yang diisi penting untuk manajer investasi untuk menyarankan alokasi dana yang akan digunakan untuk berinvestasi. Tujuan investasi sendiri adalah untuk menentukan jumlah dana yang akan ditanam dan merekomendasikan produk reksadana dari manajer investasi.

  1. Transfer dana

Setelah semuanya disetujui, langkah terakhir adalah mentransfer dana sesuai dengan kesepakatan yang sudah disetujui dengan manajer investasi. Dana inilah yang nantinya akan diolah oleh manager investasi terbaik di Indonesia. Selanjutnya kalian akan dikirimi surat konfirmasi kepemilikan yang dapat dijadikan sebagai bukti bahwa kalian sudah membeli reksadana.

Nah, itu tadi beberapa gambaran langkah-langkah untuk membeli reksadana. Bagaimana menurut kalian, mudah bukan?

 

Celoteh

3 Bisnis Rumahan yang Ingin Saya Miliki

Punya bisnis rumahan? Siapa sih yang nggak kepingin? Kalau saya sih jelas kepengin banget. Sebagai ibu rumah tangga saya ingin sekali punya penghasilan sendiri tapi juga tetap bisa ngurus rumah dan anak-anak. Lagian kalau mau jadi wanita berkarir yang kantoran, kayaknya untuk memulai di umur saya sekarang juga hmm…bisa dibilang susah euy. Kalaupun saya bisa kerja kantoran, terus anak mau dikemanain? Nitip sama mertua? Aiih…ya kasianlah kalau jadi babysister, jelas nggak tega. Nitip di daycare atau pakai babysister? Hmm…selain mahal, nggak tenang juga kalau nitipin anak sama orang lain kelamaan. Kalau cuma beberapa hari sih masih okelah, tapi kalau tiap hari, saya nggak tahan. Iya, beneran deh…berhubung saya sudah mengalami tiap hari ketemu sama anak. Selalu bareng sama anak dan selalu tahu perkembangan anak. Kalau disuruh pisah yang pergi ninggalin anak tiap hari dari pagi sampai sore kayaknya saya nggak bakalan kuat. Belum lagi kalau ada kejadian-kejadian yang tak diinginkan. Pokoknya enggak deh. Makanya saya pengin banget punya bisnis rumahan. Bisnis yang bisa saya kerjakan di rumah tanpa meninggalkan keluarga.

Continue reading “3 Bisnis Rumahan yang Ingin Saya Miliki”

Tak Terdefinisi

12 Kiat Menjaga Diri di ATM

ATM

Kita tentu sering menggunakan fasilitas ATM untuk berbagai keperluan baik untuk keperluan pribadi maupun bisnis. Banyak transaksi yang dapat dilakukan dari ATM, mulai dari tarik tunai, setoran, melakukan pembayaran, transfer, dan lain sebagainya. Sebuah mesin yang menyediakan uang kontan 24 jam penuh dan juga manfaat lainnya, ATM memang sungguh merupakan suatu kenyamanan prima. Meski demikian, kita perlu waspada ketika menggunakan ATM karena banyaknya berbagai modus kejahatan yang dilakukan orang tidak bertanggung jawab untuk keuntungan pribadi. Nah, biar aman saat berada di ATM, berikut ini kiat-kiat agar kamu bisa meninggalkan ATM sambil tetap menggenggam uangmu. Continue reading “12 Kiat Menjaga Diri di ATM”

Celoteh

Ngeblog, Berceloteh Sesuka Hati

Perhatian…perhatian….Untuk para blogger Indonesia, selamat hari blogger nasional 🙂

Nah, berhubung hari ini hari spesial buat kita-kita para blogger, maka hari ini saya mau cerita neh alasan kenapa saya ngeblog. Hmm…kira-kira menurut kalian kenapa ya? hehehe….Ngomongin alasan kenapa saya ngeblog, sebenarnya saya bingung juga kalau ditanya. Soalnya alasan saya beberapa kali mengalami pergantian haluan sih..*halah* Tapi mari saya coba jabarkan secara singkat dan semoga mudah dimengerti oke? 😀

Saya mulai ngeblog (di blog ini ) sejak 5 tahun lalu, tepatnya tahun 2011. Postingan pertama saya bahkan di bulan Oktober. Awal mula saya ngeblog hmm…bisa dibilang saya butuh tempat curhat saudara-saudara. Tempat saya berceloteh tentang segala macam unek-unek dihati. Ih…emangnya nggak punya teman gitu buat curhat? Kasian amat sampai harus curhat di blog. Bukannya nggak punya teman curhat, tapi terkadang ada hal-hal yang pengin saya curhatkan tapi nggak dapat tempat curhat yang pas. Dengan ngeblog saya sih berharapnya unek-unek tersampaikan tanpa harus gangguin teman. Lalu kenapa nggak nulis di buku diary saja? Saja nggak rajin nulis di buku, apalagi tulisan tangan saya terbilang jelek hehehe…Bedanya curhat di buku diary sama di blog. Kalau di buku pendengarnya ya cuma si buku, tapi kalau di blog berasa ada para pendengar tak terlihat. Meskipun para pendengarnya itu adalah orang-orang tak dikenal yang nyasar mampir ke blog. Bahkan saya kepinginnya jadi kayak semacam ghost writer gitu deh…Biar bebas cerita tanpa orang kenal siapa sosok pelakunya. Jadinya saya pun nulis sesuka hati saja. Semau saya kapan mau nulis dan kapan sempatnya.  Continue reading “Ngeblog, Berceloteh Sesuka Hati”

Celoteh · Event & Review

BCA Ngobrol Bareng Blogger Semarang

dsc_2608Sekian lama off  ngumpul acara blogger, akhirnya Rabu (31/8) kemarin kesampaian juga ngumpul bareng teman-teman blogger lagi. Kali ini saya hadir di acara BCA yang bertajuk “Ngobrol Bareng Blogger” di Nestcology Cafe Jl.Tambora No.5A Semarang. Meski acara dimulai jam 18.30 WIB, namun satu jam sebelumnya saya sudah sampai di lokasi. Setelah sampai disana dan saling sapa dengan beberapa teman blogger, kami kemudian segera melakukan registrasi. Berhubung acara belum dimulai dan belum terlalu ramai, sambil menunggu saat sholat maghrib saya pun menyempatkan berfoto-foto dulu. Kebetulan di sana juga disediakan photobooth buat para blogger sekaligus bisa bawa pulang hasil print photobooth-nya. Aiih…. tahu saja nih penyelenggaranya kalau kami hobi foto hihihi…

Nggak berapa lama setelah selesai sholat maghrib, acara pun dibuka oleh duo MC yang ramai bin kocak. Setelah beramah-tamah dengan para peserta, kami lalu dipersilakan untuk menikmati hidangan makan malam yang maknyus abis. Dengan menu yang alamaaakk…..dijamin deh jadi bikin perut pengin nambah dan nambah makan lagi, apalagi bagi saya yang busui, menunya pas banget jadi booster ASI hehehe… Suasana makan pun semakin asyik karena ada iringan live music yang menemani. Tim BCA bisa dibilang total mempersiapkan acara ini, terlihat dari pilihan tempat acara yang tentu saja makanannya mendukung, sesuai bangetlah sama tema obrolannya. Selain itu juga dekorasi dan photobooth yang disediakan, ciamik pisan. Continue reading “BCA Ngobrol Bareng Blogger Semarang”

Celoteh

Hampir Kena Tipu

dok.nutrisiuntukbangsa.org
dok.nutrisiuntukbangsa.org

Beberapa hari lalu saya hampir saja kena tipu. Begini ceritanya, selagi saya lagi asyik lihat-lihat barang di toko, suami tiba-tiba telp dan minta mengirimkan no.rekening bank saya. Suami bilang mau ditransfer uang sama prof XXX yang merupakan salah satu pejabat di kampus dan saya nanti di suruh segera ngecek ke ATM apakah uangnya sudah masuk apa belum. Lantas saya bilang kalau cuma buat ngecek dana sudah masuk atau belum nggak perlu ke ATM, karena bisa di cek lewat hape. Setelah mengirim no.rekening, nggak berapa lama kemudian suami telp lagi dan pada intinya saya disuruh menghubungi no.prof XXX tersebut dan bilang kalo saya istrinya, karena katanya harus pakai kode-kode apa gitu, jadi saya disuruh ngomong langsung sama si prof. Agak bingung juga sebenarnya pada waktu itu, tapi saya ikuti saja perkataan suami.

Setelah saya sms no.telp yang dikirim suami, nggak berapa lama kemudian saya di telp. Tanpa basa basi si penelpon tanya apakah saya sudah di ATM apa belum, selain itu dia juga tanya saldo di ATM. Saya yang belum ngeh meski agak merasa aneh, iya-iya aja. Saya bilang kalau saldo saya hanya beberapa ratus ribu saja. Lantas si penipu meminta no.rekening yang lain dan saya pun iyain serta menyuruh saya segera ke ATM terdekat tanpa mematikan telp karena katanya pembicaraan di rekam untuk pertanggungjawaban. Saya sebenarnya agak kesal, karena saya belum selesai belanja. Tapi akhirnya saya keluar toko juga dan untungnya di dekat situ ada ATM *kok untung sih??*.

Singkat cerita, saya di ATM di Continue reading “Hampir Kena Tipu”