Celoteh

4 Hobi Ini Bikin Stres Saya Hilang

Siapa sih diantara kalian yang punya hobi? Saya yakin, pasti kalian semuanya punya hobi. Entah itu cuma satu hobi atau banyak hobi. Entah itu hobi yang baru-baru ini dilakukan atau sudah kalian lakukan sejak lama. Nah, ngomongin soal hobi, saya punya beberapa hobi. Bedanya kalau zaman dulu pas masih lajang, hobi yang saya lakukan  tujuannya lebih berfungsi untuk mengisi waktu. Kalau sekarang, mungkin sudah agak sedikit beralih tujuan terutama untuk menghilangkan stres. Yes, emak-emak macam saya ini juga punya stres. Meskipun kerjaannya cuma di rumah saja, berkutat dengan urusan domestik. Jadi jangan dikira, cuma kalian-kalian saja para wanita karier atau pekerja kantoran yang punya stres. So, dengan punya hobi inilah saya merasa bisa menjaga kewarasan saya. Well, meskipun mungkin hobi saya ini juga bukan hobi yang wah atau gimana gitu. Penasaran nggak nih sama hobi saya? Kali saja ada yang penasaran, misalnya mungkin blogger kece kayak mba Ika atau mba Arina pengin kepo, silahkan lanjut bacanya ya hehehe…. Continue reading “4 Hobi Ini Bikin Stres Saya Hilang”

Celoteh

4 Produk Televisi LED Murah dan Berkualitas Tahun Ini

Meningkatnya kemajuan teknologi saat ini membuat barang-barang elektronik memiliki perfoma tangguh dan canggih. Kini bukan hanya laptop dan smartphone saja yang mengalami kemajuan teknologi, televisi saat ini juga memiliki spesifikasi dengan teknologi yang mumpuni. TV merupakan salah satu barang elektronik rumah tangga yang sangat populer dikalangan masyarakat. Hampir disetiap rumah memiliki televisi. Di Indonesia sudah banyak televisi dari berbagai jenis dan merek dan harga yang beragam. Namun TV yang sedang populer dan menjadi impian setiap keluarga adalah jenis TV LED. Televisi jenis ini memang memiliki kualitas yang bagus dibandingkan dengan televisi biasa.

Nah, jenis TV LED ini cukup populer disamping memiliki spesifikasi yang canggih. TV ini dapat menghasilkan tampilan gambar dan suara yang jernih. Selain itu, TV LED juga dilengkapi dengan berbagai fitur modern, yang membuat TV LED kian menjadi TV impian keluarga masa kini. Bila kalian mencari TV LED murah, ada beberapa jenis TV LED murah berkualitas yang bisa menjadi pilihan terbaik untuk keluarga kalian. Continue reading “4 Produk Televisi LED Murah dan Berkualitas Tahun Ini”

Celoteh

Cara Memesan Sewa Load Bank di Sewatama

Adakah diantara kalian yang tahu apa itu load bank atau genset? Saya yakin, alat yang satu ini sudah nggak asing lagi di telinga kalian. Load bank atau biasa disebut genset yang merupakan singkatan dari Generator Set, adalah sebuah perangkat yang mampu menghasilkan daya listrik. Genset ini merupakan seperangkat atau gabungan antara Generator atau Alternator dan Engine yang dapat digunakan sebagai Alat Pembangkit Listrik. Mungkin bagi sebagian besar diantara kita, ketika mendengar tentang genset, maka yang terpikirkan adalah alat untuk menghidupkan lampu ketika listrik padam. Yup, itu memang benar. Tapi ternyata kegunaannya nggak cuma itu saja loh. Genset juga dipakai untuk banyak hal lainnya. Seperti misalnya untuk pekerjaan-pekerjaan tertentu yang berada di luar ruangan dan tempatnya jauh dari sumber listrik. Sebagai tenaga lisrik, load bank atau genset ini bisa diandalkan cukup dengan menggunakan bahan bakar bensin/solar. Continue reading “Cara Memesan Sewa Load Bank di Sewatama”

Celoteh

Pengalaman Keguguran Pertama

Bulan Agustus kemarin, saya sempat surprise karena alhamdulilah dapat garis 2 di test pack. Antara bahagia, terkejut, bingung semuanya campur aduk. Bahagia karena ternyata dikasih amanah adiknya Kenzie lebih cepat. Terkejut karena nggak nyangka bisa hamil tanpa program ke dokter, karena saya ini seorang PCOs fighter. Dan bingung juga gimana nyapih Kenzie yang masih menyusui. Beberapa hari kemudian saya pun ke dokter di RS dekat rumah untuk sekadar memastikan kebenaran kehamilan saya. Selain itu tentunya juga pengin tahu kondisi kandungan saya.

Pertama kali cek kehamilan ke dokter Vannya di RS Permata Medika. Saat USG, menurut dokter katanya memang ada kantong rahim, tapi bakal janinnya belum terlihat. Diperkirakan umur kandungan sesuai ukuran kantong rahim yang berdiameter sekitar 3 cm yaitu 7 minggu 3 hari. Selanjutnya disuruh balik lagi seminggu atau dua minggu kemudian untuk melihat perkembangan janin. Tapi pas kontrol selanjutnya saya nggak balik lagi sih karena saya memilih periksa ke dokter Putri di RS Bunda, yang nanganin saya pas hamil Kenzie. Pertimbangannya karena beliau ini yang tahu sejarah kesehatan saya, mulai dari PCOs, promil hingga lahiran Kenzie. Sekitar 10 hari kemudian saya pun ke dokter Putri. Sebenarnya saat itu belum rencana periksa, tapi berhubung saya mengalami flek selama 3 hari, akhirnya saya memutuskan periksa saat itu. Saat di USG, ternyata hasilnya masih sama dengan cek USG pertama. Ukuran kantong rahim masih sama dan bakal janin belum terlihat. Padahal seharusnya sedari usia 6 minggu bakal janin sudah bisa terlihat. Hmm…selesai periksa hari itu saya sudah mulai cemas. Ngebayangin setiap kontrol hamil ada perkembangan bagus dalam kandungan kita, itu adalah momen spesial sih menurut saya. Bagi yang sudah pernah hamil seperti mba Marita dan mba Dini, pasti tahulah rasanya kalau kehamilan kita dinyatakan baik-baik saja. Akhirnya saya pun disuruh kembali lagi seminggu kemudian sambil melihat perkembangan selanjutnya.

Minggu berikutnya, saat di USG kembali dan ternyata hasilnya masih sama, saya juga masih flek. Dokter pun menyatakan bahwa kandungan saya tidak berkembang. Itu artinya saya kemungkinan besar harus kuret. Saat itu dokter Putri masih memberi kesempatan untuk melihat perkembangan kandungan seminggu lagi. Jika nantinya tidak ada kemajuan maka mau nggak mau harus segera dikuret. Kalau dibiarkan terlalu lama, nanti bisa jadi hamil anggur. Meskipun sebenarnya katanya tubuh kita secara alami akan berusaha mengeluarkanya dengan sendiri. Sempat ditawari penguat kandungan, namun saya memilih alami saja. Apalagi beliau juga bilang kalau terlalu sering diberi penguat kandungan, nanti saat kuret malah akan menyulitkan pembukaan jalan lahir. Saya juga diberi surat pengantar masuk RS saat mau kuret. Jadi kalau mau kuret sebelum seminggu saya tinggal langsung ke RS saja.

Sepulang dari RS, karena sudah pasti harus di kuret, saya pun akhirnya mulai hunting biaya kuret. Penginnya sih bisa kuret di dokter Putri saja, tapi sayangnya kalau ke dokter Putri nggak bisa pakai BPJS. Soalnya beliau cuma praktek di RS Bunda dan di paviliun Garuda RS Karyadi. Dulu pernah praktek di RS Hermina Banyumanik, tapi terakhir lihat jadwal praktek di RS saya nggak menemukan namanya. Kemungkinan besar dokter Putri sudah nggak praktek di sana lagi. Ya maklum saja sih, karena jarak yang jauh dan juga kesibukan dokter Putri yang juga mengajar di FK Undip.

Oh ya, saya hunting biaya kuret hanya di 3 RS yaitu RS Bunda, Roemani dan Hermina Pandanaran. Di RS Bunda biaya kuret komplit sekitar 7,5 juta. Di Roemani untuk tindakannya saja sekitar 4,5 juta. Di RS Hermina Pandanaran tidak bisa dipastikan, karena tergantung diagnosis dari dokter. Beuuhh….mahal juga ya ternyata biayanya. Hampir sama bahkan lebih mahal dibandingkan biaya lahiran normal. Mungkin karena kuret termasuk operasi besar dan dibius total jadinya biayanya cukup mahal. Akhirnya dengan berbagai pertimbangan, saya pun memilih ke RS Hermina Pandanaran. Pertimbangannya karena di RS Hermina khusus untuk ibu dan anak. Dibandingkan dengan Roemani yang RS umum, setidaknya meminimalisir Kenzie terkontaminasi dengan lebih banyak penyakit.

Karena saya pakai BPJS, saya pun berencana segera mengurus rujukan dari faskes 1. Supaya kalau ada apa-apa bisa langsung segera ke RS. Nah ternyata, saat besoknya saya mau mengurus surat rujukan, malam sebelumnya saya keluar darah banyak banget dan keluar gumpalan. Waktu itu tengah malam sekitar jam 12-an, perut rasanya mules kayak orang mau kebelet dan nyeri seperti lagi haid. Tapi menurut saya sih masih biasa saja, nggak yang sakit banget atau gimana gitu. Akhirnya saya pun ke kamar mandi dan habis itu keluarlah darah banyak dan gumpalan. Di kamar mandi mungkin sekitar 1 jam lebih, sempat balik ke kamar dan nyusuin Kenzie, lalu akhirnya balik ke kamar mandi lagi. Akhirnya jam 2-an baru bisa tenang dan tidur kembali. Sebenarnya sih sama dokter Putri kalau keluar gumpalan disuruh langsung ke UGD. Tapi kok saya malas kalau tengah malam harus pergi ke RS. Selain itu juga saya merasa baik-baik saja, nggak ada yang perlu dicemaskan. Jadi ya sudah deh, baru pagi harinya saya ke klinik untuk minta surat rujukan.

Saat ketemu sama dokternya, saya sempat dimarahi dan dibilang sembrono saat cerita kalau saya keluar gumpalan dan darah banyak. Ya sih, seharusnya kalau kandungannya normal dan keluar darah banyak memang bahaya dan harus segera ke RS masuk IGD. Tapi berhubung saya ini termasuk BO alias hamil kosong, ya saya anggap pengecualian. Jangan ditiru loh ya kalau ada yang hamil dan kejadian kayak saya. Lalu suami pun langsung bilang kalau saya hamil tapi janinnya nggak berkembang. Singkat cerita, saya pun akhirnya di rujuk ke poli di RS Hermina. Hari itu juga setelah mendapat surat rujukan saya ke RS Hermina, tapi sayangnya dokter yang saya tuju yaitu dokter Widi sudah pulang. Alhasil, saya pun disuruh balik besoknya, sekalian saya didaftarkan nomor antrian.

Keesokan harinya, saya pun kembali ke RS. Oleh dokter setelah dicek lewat USG, ternyata masih ada sisa placenta jadi memang harus dikuret. Sebenarnya mau periksa dalam juga, tapi berhubung Kenzie sudah nangis heboh akhirnya nggak dilakukan. Oleh dokter, saya pun dijadwalkan kuret hari besoknya yaitu Minggu. Rencananya saya masuk RS pagi jam 8-9an, tindakan sore jam 5 dan malamnya saya bisa langsung pulang. Saya sungguh beryukur banget, karena itu artinya saya nggak harus nginep di RS dan bisa ketemu Kenzie lebih lama. Karena dari awal yang saya bingung adalah siapa yang jagain Kenzie. Apalagi Kenzie masih nenen dan nggak bisa tidur kalau nggak nenen. Nggak mungkin juga nitipin sama mertua lama-lama karena mertua bakalan kerepotan kalau Kenzie rewel. Mertua juga nggak bisa nggendong Kenzie lama-lama karena sakit punya sakit punggung. Kalau Kenzie bisa ikut ke RS, saya pisahnya sama Kenzie saat operasi saja.

Nah, itu tadi cerita tentang pengalaman keguguran yang pertama bagi saya. Saat tahu kehamilan saya yang kedua ini nggak bisa dipertahankan, perasaan saya kembali campur aduk. Sempat sedih juga, tapi saya ambil hikmahnya saja. Mungkin belum rezekinya dan saya disuruh sama Allah fokus ngurus Kenzie dulu. Nggak kebayang juga sih kalau saya ngurus bayi sama Kenzie. Lha wong ngurus Kenzie saja saya sudah ngos-ngosan hehehe… Saya cuma bisa berdo’a, semoga ini adalah yang terbaik. Biar bagaimanapun Allah lebih tahu apa yang kita butuhkan bukan?

Celoteh

8 Aplikasi Yang Bikin Ngeblog Makin Lancar

Bagi kalian yang suka ngeblog, adakah yang suka ngeblog lewat hp atau smartphone kalian? Hmm…pastinya ada dong ya. Bagi sebagian orang, kemajuan teknologi semakin memudahkan dalam kehidupan termasuk urusan blogging. Kalau zaman dulu, kalau mau ngeblog ya lewat komputer atau laptop. Tapi kini, zaman sudah berubah cuy…Sekarang nggak perlu repot-repot lagi musti buka laptop kalau mau ngeblog. Sekarang cukup dengan smartphone mungil nan canggih pun kita bisa ngeblog. Bahkan bisa melakukannya kapan pun dan di mana pun. Bermunculannya berbagai aplikasi pun semakin mempermudah para blogger untuk ngeblog. Kalau zaman dulu mungkin kalau mau nulis ide biasanya di kertas, sekarang cukup dengan buka smartphone dan mengetiknya di aplikasi pilihannya. Kalau dulu mau edit foto harus buka laptop dan buka photoshop, kini cukup buka aplikasi edit foto yang kian beragam, untuk mengedit dan mempercantik foto yang mau di upload. Menulis dan mempublish artikel pun bisa kita lakukan lewat smartphone.

Nah, kali ini saya ingin membahas beberapa aplikasi yang saya gunakan untuk ngeblog. Aplikasi ini nggak hanya yang digunakan di smartphone aja loh ya, tapi bisa juga yang digunakan di komputer atau laptop. Karena sejujurnya saya termasuk orang yang jarang ngeblog lewat smartphone. Apalah daya, hp saya masih jadul boo… *berharap ada yang ngasih smartphone gratis* . Alasan lainnya, saya lebih suka ngeblog lewat komputer karena terasa lebih “mantap”, daripada ngeblog lewat hp yang layarnya kecil, kecuali jika keadaan memaksa. Tapi mungkin lain halnya sama mba Rahma atau mba Nyi, mereka mungkin beda pendapat sama saya. Langsung saja nih, kira-kira apa sajakah aplikasi yang mendukung dalam dunia perbloggingan versi saya? Kalau penasaran, langsung saja cek daftarnya di bawah ini: Continue reading “8 Aplikasi Yang Bikin Ngeblog Makin Lancar”

Jalan-jalan

Honeymoon Hemat dan Mudah

Siapa sih yang nggak suka liburan? Kayaknya hampir semua orang bakalan suka kalau disuruh liburan, kecuali bagi orang-orang yang workaholic kali ya…. Yang jelas sih, kalau saya nggak bakalan nolak kalau disuruh liburan hehehe… Beberapa waktu yang lalu, saya nggak sengaja nonton “Battle Trip”. Oh ya, buat yang belum tahu, “Battle Trip” ini acara reality show asal negeri Korea Selatan yang isinya tentang liburan. Jadi ada dua kelompok yang tanding buat ngasih rekomendasi liburan atau trip yang paling seru dan murah. Nanti ada para penonton yang voter buat milih tempat liburan yang  paling mereka sukai. Nah, biasanya sih saya nggak nonton acara ini, tapi saya akhirnya tertarik nonton gara-gara salah satu destinasi liburannya adalah Bali. Saya pun akhirnya jadi penasaran deh, mereka ngapain saja di Bali dan habis budget berapa. Apalagi kebetulan yang jadi lawan destinasinya adalah Thailand. Jadi menurut saya lumayan seru.

Singkat cerita, habis nonton “Battle Trip” saya pun jadi mupeng pengin ke Bali. Padahal saya sebelumnya nggak terlalu tertarik ke Bali. Saya lebih tertarik ke pulau tetangga Bali alias Lombok. Soalnya saya sudah pernah ke Bali, meskipun itu dulu banget sih belasan tahun lalu saat masih unyu-unyu jadi anak SMA hehehe… Saya juga mikirnya kalau ke Bali pasti sudah ramai banget sama wisatawan dan bakalan bikin kurang asyik menikmati liburan. Maklum, saya nggak terlalu suka liburan di tempat yang ramai. Kalau liburan di tempat ramai jadinya malah kayak berasa di pasar dan nggak bisa menikmatinya. Tapi gara-gara “Battle Trip” saya jadi berubah pikiran. Ternyata masih banyak tempat seru dan menarik yang bisa kita kunjungi tanpa harus kehilangan “nuansa” liburan. Alhasil saya pun jadi pengin berlibur ke Bali sama suami dan anak. Kebetulan juga suami belum pernah ke Bali dan pernah cerita pengin liburan ke Bali tapi belum kesampaian. Continue reading “Honeymoon Hemat dan Mudah”

Celoteh

Langkah-Langkah Mudah Beli Reksadana

reksadana

Adakah di antara kalian yang tahu tentang reksadana? Hmmm…mungkin sebagian besar dari kalian sudah tahu atau setidaknya pernah dengar tentang reksadana. Yup, istilah reksadana memang sudah tidak asing lagi untuk sebagian masyarakat, terutama yang bertempat tinggal di kota-kota besar. Bahkan tren beli reksadana ini populer sekali di kalangan investor pemula. Karena itu, pastinya sulit bagi investor pemula ini untuk membeli mana-mana saja jenis reksadana yang cocok  untuk investasinya. Maka dari itu berikut  ini saya akan bahas tentang langkah-langkah mudah untuk mendapatkan reksadana yang diinginkan. Mau tahu seperti apa? Langsung saja deh cek langkah-langkahnya di bawah ini.

Beberapa Langkah Mudah Beli Reksadana

  1. Cari bank/perusahaan terbaik

Selain bank, sebenarnya ada pula beberapa perusahaan yang memiliki manajer investasi untuk jasa reksa dana. Namun disarankan bagi pemula untuk memilih bank dengan kualitas yang sudah terjamin.

  1. Pahami prospektus

Setelah memilih bank, jangan lupa mengunjungi situs resminya untuk mendapat info seputar prospektus. Prospektus ini berisi mengenai penjelasan tentang reksadana. Pihak bank pastinya tidak akan sembarangan dalam memilih investor. Jadi tentu saja kalian harus memahami prospektus dari setiap bank.

  1. Menentukan produk reksadana

Kalian bisa menentukan dimana uang investasi ini akan ditanam untuk beli reksadana. Produk reksadana konvensional secara umum tersedia dalam tujuh jenis. Masing-masing dari produk tersebut pastinya memiliki kelebihan dan kekurangan. Jadi kalian silahkan pertimbangkan terlebih dahulu segala kelebihan dan kekurangan dari masing-masing produk. Setelah itu kalian bisa menentukan pilihan produk reksadana yang sesuai dengan yang kalian mau.

  1. Datang ke bank

Langkah selanjutnya yaitu kalian datang ke bank. Jangan lupa untuk menyiapkan segala dokumen yang sudah menjadi persyaratan untuk membeli reksadana. Di antaranya KTP dan NPWP perorangan atau NPWP milik pasangan/orang tua. Bawalah segala dokumen yang diperlukan, lalu datangi bank yang kamu inginkan dan temui bagian customer service. Biasanya kamu harus membuat nomor rekening dahulu jika belum punya nomor rekening di bank yang kalian tuju.

  1. Bikin portofolio

Sebelum resmi menjadi seorang investor reksadana, isi dulu formulir pembelian dan portofolio yang sudah disediakan. Portofolio yang diisi penting untuk manajer investasi untuk menyarankan alokasi dana yang akan digunakan untuk berinvestasi. Tujuan investasi sendiri adalah untuk menentukan jumlah dana yang akan ditanam dan merekomendasikan produk reksadana dari manajer investasi.

  1. Transfer dana

Setelah semuanya disetujui, langkah terakhir adalah mentransfer dana sesuai dengan kesepakatan yang sudah disetujui dengan manajer investasi. Dana inilah yang nantinya akan diolah oleh manager investasi terbaik di Indonesia. Selanjutnya kalian akan dikirimi surat konfirmasi kepemilikan yang dapat dijadikan sebagai bukti bahwa kalian sudah membeli reksadana.

Nah, itu tadi beberapa gambaran langkah-langkah untuk membeli reksadana. Bagaimana menurut kalian, mudah bukan?