Jalan-jalan

Pusaka Tigade, Foto Narsis Jadi Makin Seru

Setelah seminggu menemani Kenzie mendekam di rumah sakit, saya dan suami rasanya sangat capek. Kami hanya bisa berkeliaran di rumah sakit dan nggak bisa ngapa-ngapain selain ngurusuin Kenzie. Kepala rasanya kayak mau pecah. Otak saya butuh refreshing biar pikiran nggak butek. Pucuk dicinta ulampun tiba, kok ndilalah ada yang ngajakin saya piknik hehehe…. Alhamdulilah juga Kenzie juga kondisinya sudah membaik dan sudah bisa diajak bepergian. Jadi tanpa babibu, saya pun langsung mengiyakan.

Memangnya mau piknik kemana sih? Sebenarnya nggak jauh-jauh dari Semarang kok pikniknya yaitu ke Sukorejo, Kendal. Eits, bukan ke curug sewu loh ya…meskipun tempatnya juga berdekatan dengan curug sewu. Jadi, kemarin Rabu (24/5) saya bareng teman-teman Gandjel Rel berkesempatan menyambangi wahana Pusaka Tigade. Apaan tuh? Ini adalah wahana 3D trick art milik Pusaka Group. Buat yang sudah pernah ke 3D Trick Art pasti tahu dong ya. Wahana seperti ini sebenarnya sudah bukan hal yang baru. Banyak kota sudah mempunyai wahana serupa, misalnya Semarang dengan 3D Trick Art Museum Old City, Solo dengan 3D Trick Eye De Mata, hingga Purwokerto dengan Jungkir Walik 3D Trick Art-nya.

Nah, nggak mau kalah nih sama kota-kota lainnya, Sukorejo pun mencoba untuk menunjukkan eksistensinya. Beralamat di Jalan Banaran no. 3, wahana seru ini letaknya cukup strategis. Berada tak jauh dari pasar Sukorejo, atau tepatnya di depan Puskesmas Sukorejo, kalian bisa dengan mudah menemukan lokasi pusaka tigade. Menempuh perjalanan selama 2 jam lebih dari Semarang, akhirnya kami sampai di Sukorejo sekitar jam 11.3o siang. Pantas saja kalau perut sudah mulai berontak minta di isi hehehe… Karena sudah jam makan siang, akhirnya kami memutuskan untuk mengisi perut terlebih dahulu sambil memulihkan tenaga. Biar nanti saat sesi foto bisa lebih maksimal hihihi…

Untuk makan siang, kami nggak perlu bingung mencari tempat makan. Karena lokasi pusaka tigade berada bersebelahan dengan Sate Subali. Buat yang orang Jabar pasti dong Sate Subali yang terkenal akan kelezatannya. Seporsi sate sapi, ditambah icip sate ayam dan sate kambing masing-masing satu tusuk serta makan Chicken Rocket sisa si Kenzie, perut saya alhamdulilah cukup kenyang. Ya iyalah kenyang, makan segitu banyaknya. Maklum paginya kurang sarapan apalagi masih harus nyusuin Kenzie #alasan hahaha…Selesai makan, kami lalu menuju ke Pusaka Tigade. Untungnya lokasi bersebelahan, jadi tinggal jalan beberapa langkah doang.

Dengan tiket masuk yang murah meriah hanya Rp 10.000/orang (masa promo), kalian bisa datang ke Pusaka Tigade mulai pukul 09.00-21.00 WIB. Di Pusaka Tigade ini, kalian akan dimanjakan dengan berbagai background kece yang seru dan pastinya instagramable. Di pintu masuk, kalian akan disambut oleh patung Hulk dan Hellboy. Selanjutnya berbagai background foto 3D pun menyambut kalian. Mulai dari 3D harimau keluar dari pigura, jembatan maut, tebing tinggi, taman cantik hingga bawah laut. Selain itu juga disediakan berbagai properti untuk berfoto. Seperti beraneka jenis topeng yang cantik, buket bunga, topi, rambut palsu, hingga mahkota. Ada juga kamar terbalik, yang bikin kamu makin betah buat narsis lama-lama. Tapi kalau ada yang mau foto bareng tokoh superhero jaman cilik juga bisa loh. Iya, soalnya di ruang terakhir ada banyak patung  superhero seperti Ksatria Baja Hitam, Power Rangers hingga Doraemon. Komplit semuanya deh…Pokoknya buat kalian yang hobi narsis, ke Pusaka Tigade bikin foto narsis kalian makin seru.

Selama kurang lebih 2 jam berada di Pusaka Tigade, waktu berlalu nggak terasa. Dari segitu banyaknya objek foto, saya cuma bisa nyobain beberapa saja hiks… Mau gimana lagi, karena saya sambil jagain Kenzie yang lari kesana kemari nggak bisa diam. Dah gitu kalau ketemu sama orang lain dia malah takut dan nangis. Alhasil saya harus ngikutin dia terus. Tentunya sambil curi-curi kesempatan buat berfoto saat Kenzie asyik main sendiri. Sebenarnya belum puas banget foto-fotonya, tapi berhubung Kenzie sudah mulai rewel ya sudahlah, kami pun terpaksa keluar.

Oh ya, kalau kalian mau main ke pusaka tigade enakan sih rame-rame bareng teman atau keluarga atau pasangan. Intinya nggak sendirian gitu. Kenapa? Biar nggak mati gaya, selain juga bisa gantian untuk saling memfotokan hehehe… Tapi kalau mau datang sendirian juga nggak apa-apa kok. Lalu siapa yang fotoin? Tenang saja, kalian bisa minta tolong sama pegawai disana. Mereka bakalan dengan senang hati membantu kalian, nggak cuma memfoto tapi juga mengarahkan gaya yang oke. Kalau saya sih ogah datang sendirian, nanti dikiranya jones lagi hehehe….

Begitu keluar, Kenzie langsung menuju taman bermain. Oh ya, di depan wahana Pusaka Tigade, terdapat taman bermain yang cukup luas buat anak-anak. Terdapat beraneka permainan. Mulai dari jungkat-jungkit, panjat-panjatan, ayunan dll. Di taman juga ada kebun binatang mininya loh. Di tengah taman, ada kolam ikan yang nggak cuma berisi ikan saja, tapi juga kura-kura. Sedangkan di kolam lainnya yang berada di samping taman,terdapat buaya yang cukup besar. Nggak besar-besar amat, tapi juga nggak kecil. Sayangnya, karena kolamnya keruh buayanya nggak terlihat jelas. Selain itu juga ada burung kalkun, ayam kapas, hingga ayam cemani.

Kalau sudah bosan, anak-anak bisa juga naik mobil-mobilan untuk berkeliling taman. Kalau yang ini sih dikenai biaya, tapi santai saja harganya nggak bikin kantong jebol. Cukup dengan Rp 5.000/15 menit para krucil dijamin senang muter-muter taman naik mobil-mobilan. Lah kok cuma buat anak-anak doang? Nggak ada mobil-mobilan buat orang dewasa? Aiih…masa kecil kurang bahagia yah? hihihi…. Tenang saja, buat yang gede bisa nyobain  power balance. Cukup dengan Rp 15.000/15 menit, para orang tua bisa main power balance sambil nemenin para krucilnya hehehe… Atau kalau kalian termasuk para rombongan para lelaki yang hobi olahraga, bisa juga tuh habis  foto-foto lanjut main futsal di lapangan futsal yang masih berada satu area dengan Pusaka Tigade.

Nggak sia-sia jauh-jauh ke Sukorejo, karena buat saya worth it. Tempatnya bikin hepi, harganya juga murah meriah. Selama perjalanan pulang-pergi, saya juga disuguhi pemandangan yang bikin segar mata. Pas berangkat lewat Weleri, pas pulang lewat Boja. Keduanya melewati dataran tinggi dan sama-sama menyajikan pemandangan alam yang indah. Tapi paling suka sih pas pulangnya lewat Boja. Kebetulan pulang pas sore hari dan saat melewati Plantera, matahari sore yang muncul di tengah-tengah kebun cengkeh bikin suasana makin syahdu #halah. Sayangnya nggak bisa berhenti dan turun buat foto-foto karena keterbatasan waktu. Nggak sempat juga buat motret dari dalam mobil, karena nggendong Kenzie yang tidur.

So, gimana menurut kalian jalan-jalan saya, seru bukan? #maksa hihihi….  Jadi buat kalian yang sedang berada di Sukorejo dan sekitarnya, wajib tuh menyempatkan diri ke Pusaka Tigade. Nggak lengkap rasanya kalau menyambangi Sukorejo, tapi nggak mampir ke Pusaka Tigade. Apalagi buat kalian remaja Sukorejo yang ngaku remaja hits kekinian. Kurang update kalau belum majang foto di Pusaka Tigade di akun sosmed kalian hehehe… 😛

 

Advertisements

5 thoughts on “Pusaka Tigade, Foto Narsis Jadi Makin Seru

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s