Celoteh

Terkecuali Kamu

Habis baca tulisan curhat seorang teman dari lapak sebelah. Yang menarik bagi saya, disitu dia menuliskan perkataan temannya. Temannya teman saya itu bilang :

 “Sadar atau tidak semakin bertambah usia, teman-teman yang dulunya banyak ada di sekeliling kita, saat ini mulai berkurang, tinggallah teman yang memang benar teman ada di samping kita, karena semua sudah memiliki kepentingannya tersendiri, maka semakin memecah belah berdasarkan kepentingannya masing-masing”.

Seperti halnya teman saya itu, saya pun juga sepakat atas apa yang di katakan temannya teman saya itu, karena saya juga menyadarinya akhir-akhir ini. Entah kenapa, beberapa hari terakhir ini saya sedang merasa jenuh dan bosan saja. Saya merasa kehidupan saya terasa monoton. Setiap hari saya hanya berkutat dengan aktifitas yang itu-itu saja. Dimulai dari bangun tidur, lalu berurusan dengan segala hal tentang tetek bengek kehidupan kos. Menjelang siang mandi, lalu habis solat duhur langsung berangkat ke studio dan malam baru pulang. Sampai di kosan capek dan langsung tidur. Itu semuanya terjadi mulai dari Senin-Sabtu. Minggu? Saya lebih sering bermalas-malasan di kos saja, nonton TV, internetan atau tidur.

Setiap harinya, saya selalu bertemu dengan orang-orang yang sama. Dengan rekan-rekan di studio yang hanya itu-itu saja dan beberapa teman kosan. Kok beberapa? Iya, karena meskipun ada 13 orang penghuni kosan, saya belum tentu bisa ketemu mereka semua setiap hari. Anggap saja alasannya karena Continue reading “Terkecuali Kamu”

Tak Terdefinisi

Don’t Watch This

Nggak sengaja tadi akhirnya nemu video ini dan setelah bertahun-tahun akhirnya tahu juga ni judul video clip.  Pertama kali lihat pas zaman masih lugu dan imut-imut (tapi sekarang masih imut-imut juga kok :P) sekitar 6 tahun lalu. Setiap kali liat ni video bikin saya sedih dan nggak jarang bikin saya mewek. Konon katanya, video ini saking populernya sampai dibikin dalam berbagai versi bahasa, mulai dari Inggris, Mandarin, Prancis bahkan sampai Tagalog. Meskipun padahal sebenarnya lirik dari lagunya berbeda dengan makna dari video clip-nya. Kalau nggak percaya ni video clip bisa bikin trenyuh hati sampeyan, silahkan tonton sendiri deh.

So, what do you think of this video clip after you watched it? Isn’t it so sad and make you want to cry?

Oh ya, di akhir video ini, kamu bakalan mendengar suara cowok. Dari info yang saya dapat, katanya itu nggak jadi bagian dari lagu ini. Tapi sebenarnya adalah kata cinta dari Shin Hyun Joon untuk Goo Hye Jin.  Kata-katanya kalau di Inggriskan artinya:

 “There is someone I love… Although I can’t be with her now… I’m still in love with her…” .

NB: Info lebih lengkap tentang video clip ini bisa kalian dapatkan http://kissinfo.net/kissen.php. Mulai dari aktor-aktrisnya, band Kiss yang jadi penyanyinya, bahkan hingga lagu versi remake-nya.

Celoteh

Si Tua yang “Semakin” Mempesona

Di antara kalian ada yang suka sama film-film Bollywood? Iya, itu loh film dari negeri India yang punya ciri khas banyak adegan nyanyi-nyanyi dan nari-nari. Nah, kalau diantara kalian ada yang jadi fans berat film Bollywood pasti sudah hafal dong sama aktor-aktornya. Nggak harus jadi fans berat sih, bahkan yang cuma nonton sekali 2 kali film Bollywood atau yang cuma mengikuti perkembangan filmnya aja meskipun nggak suka, tentunya tahu banget atau minimal pernah dengarlah yang namanya Amitabh Bachchan.

Yup, Amitabh Bachan si legendaris film Bollywood. Pokoknya jangan berani ngaku penggemar Bollywood kalau kalian nggak tahu sama di raja film Bollywood yang satu ini. Saya aja yang penggemar film Korea tahu beliau kok hehehe…..Pasti ingat dong, pas zaman dulu banget (kala masih bertampang imut-imut), film Bollywood pernah merajai dunia pertelevisian Indonesia, jauh sebelum tergantikan oleh film-film atau drama dari Jepang, China, terlebih Korea. Bahkan film Bollywood sempat mencapai puncak kejayaannya saat film Kuch-Kuch Hotahai yang legendaris itu meledak di pasaran dan (menurut pendapat saya pribadi) menjadi titik balik regenerasi perfilman India *sok tahu aja situ* *biarin* :P.

Nah, sebelum adanya si tampan Sahrukh Khan dan Khan-khan yang lainnya, si Amitabh Bachan ini sudah Continue reading “Si Tua yang “Semakin” Mempesona”