Tak Terdefinisi

Kutukan 11 (part 2)

Gara-gara kepalaku pusing mau nyekripsi tapi nggak tahu harus memulai dari mana, akhirnya malah iseng blogwalking dan sampailah pada sebuah blog yang mengingatkanku akan hutang kutukan 11 yang belum terbayar. Baiklah, kalau begitu hutang itu akan kubayar sekarang, daripada nyekripsi belum ada hasil. Kali aja habis bayar hutang otakku jadi encer dan skripsi pun kelar *ngeles*. Oh ya, ini adalah kutukan lanjutan, aturan pertama dalam kutukan silahkan lihat dipostingan sebelumnya. Jadi kali ini aku mau langsung ke aturan ke-2. Continue reading “Kutukan 11 (part 2)”